<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Taubatnya seorang Salafy Yamani</title>
	<link>http://agusto.blogsome.com/2008/05/28/taubatnya-seorang-salafy-yamani/</link>
	<description>Wubsite Agusto</description>
	<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 03:02:52 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: haji Nawawi</title>
		<link>http://agusto.blogsome.com/2008/05/28/taubatnya-seorang-salafy-yamani/#comment-18</link>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 10:37:43 +0100</pubDate>
		<guid>http://agusto.blogsome.com/2008/05/28/taubatnya-seorang-salafy-yamani/#comment-18</guid>
					<description>Sebenarnya semua berangkat dari kesalahan memahami istilah salaf. Shg masing2 merasa benar yg blm pernah diuji scara hujjah yg kuat secara naqli dan aqli, tekstual dan rasional.

Kedua2nya pemahaman yang rapuh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Sebenarnya semua berangkat dari kesalahan memahami istilah salaf. Shg masing2 merasa benar yg blm pernah diuji scara hujjah yg kuat secara naqli dan aqli, tekstual dan rasional.</p>
	<p>Kedua2nya pemahaman yang rapuh.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: lukman basandid</title>
		<link>http://agusto.blogsome.com/2008/05/28/taubatnya-seorang-salafy-yamani/#comment-15</link>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 06:51:17 +0100</pubDate>
		<guid>http://agusto.blogsome.com/2008/05/28/taubatnya-seorang-salafy-yamani/#comment-15</guid>
					<description>Kalau beragama pake emosi tanpa ilmu ya jadinya kayak nashara. Yang dijadikan hujjah adalah Sang Guru nya saja, gak pahami dalil nash nya. Maka dari itu, sekarang kan sudah terbuka mata kita, kita sudah lihat temen-temen kita yang cuma sopan santun doang tapi gak ngejalanin sunnah Nabi SAW, sementara ada juga yang maksudnya menghidupkan sunnah Nabi SAW tapi gak ada sopan santunnya. Dua-dua nya gak bisa diteladani. Kita harus menghidupkan sunnah Nabi SAW dan menghiasi diri kita dan dakwah Islam ini dengan akhlaqul karimah. begitu kira-kira Pak Ustadz...</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Kalau beragama pake emosi tanpa ilmu ya jadinya kayak nashara. Yang dijadikan hujjah adalah Sang Guru nya saja, gak pahami dalil nash nya. Maka dari itu, sekarang kan sudah terbuka mata kita, kita sudah lihat temen-temen kita yang cuma sopan santun doang tapi gak ngejalanin sunnah Nabi SAW, sementara ada juga yang maksudnya menghidupkan sunnah Nabi SAW tapi gak ada sopan santunnya. Dua-dua nya gak bisa diteladani. Kita harus menghidupkan sunnah Nabi SAW dan menghiasi diri kita dan dakwah Islam ini dengan akhlaqul karimah. begitu kira-kira Pak Ustadz&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: nawiruddin</title>
		<link>http://agusto.blogsome.com/2008/05/28/taubatnya-seorang-salafy-yamani/#comment-13</link>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 15:23:15 +0100</pubDate>
		<guid>http://agusto.blogsome.com/2008/05/28/taubatnya-seorang-salafy-yamani/#comment-13</guid>
					<description>cukuplah seorang dikatakan pendusta jka dia menyampaikan setiap yang didengar(tanpa sungguh2 
Konfirmasi ).setiap perkataan ada ada hisabnya. kepada setiap muslim ana ingatkan, jangan terjebak dengan istilah2 yang tidak ada.Manhaj salaf tidak pernah salah, sabagai mana dinnul islam tidak ada kesalahan. adapun pengikutnya mereka termasuk bani adam yang ga luput dari salah.
ada sarankan ikhwan IM belajar sunnah dulu. jangan cukur itu jenggot, jangan musbil, jangan ikhtilat/safar tanpa mahrom, dll.(apalagi kalo lagi rapat), dakwahkan tauhid. bukan tebar pesona cari suara. pake uang umat untuk Tuhan demokrasi. barokallahu fikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>cukuplah seorang dikatakan pendusta jka dia menyampaikan setiap yang didengar(tanpa sungguh2<br />
Konfirmasi ).setiap perkataan ada ada hisabnya. kepada setiap muslim ana ingatkan, jangan terjebak dengan istilah2 yang tidak ada.Manhaj salaf tidak pernah salah, sabagai mana dinnul islam tidak ada kesalahan. adapun pengikutnya mereka termasuk bani adam yang ga luput dari salah.<br />
ada sarankan ikhwan IM belajar sunnah dulu. jangan cukur itu jenggot, jangan musbil, jangan ikhtilat/safar tanpa mahrom, dll.(apalagi kalo lagi rapat), dakwahkan tauhid. bukan tebar pesona cari suara. pake uang umat untuk Tuhan demokrasi. barokallahu fikum
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
