Pusat Informasi Agusto

27 June , 2008

Islam Liberal dan Musyrikin Mekah

Filed under: Opini, Info

Oleh Abu Annisa

Sebelum kebangkitan Muhammad saw. sebagai utusan Allah SWT, masyarakat Mekah setidaknya menyimpan dua idiologi. Pertama, sisa agama Ibrahim yang masih mempertahankan tauhid (keesaan Allah SWT) atau lebih populer dengan sebutan “al-hanifiyah”. Kedua, kaum musyrikin yang terkenal dengan idiologi paganismenya. Mereka mempertuhankan batu dan benda. Namun, ketika mereka menyembah patung-patung berhala itu tidak serta-merta dikatakan bahwa mereka tidak meyakini adanya Tuhan. Pasalnya, sebagian mereka mengakui bahwa patung-patung itu mereka sembah sebagai perantara (mediator) yang menghubungkan mereka dengan Allah.

Begitulah keyakinan mereka seperti disebutkan Allah dalam Al-Qur’an surah Az-Zumar ayat 3, “Tidaklah kami menyembah mereka, melainkan untuk mendekatkan kami kepada Allah.” Kepercayaan mereka tidak sebatas pada pengakuan adanya Tuhan saja. Kaum musyrikin Mekah juga percaya bahwa Allah adalah Tuhan yang menciptakan alam semesta. Hal ini juga tergambar dari pemberitaan Allah dalam Al-Qur’an surah Luqman ayat 25, “Jika engkau tanyakan kepada mereka siapa yang menciptakan langit dan bumi, niscaya mereka menjawab, ‘Allah’.” Kepercayaan mereka ini dalam bahasa aqidahnya ialah “tauhid rububiyyah”. Artinya, keyakinan kepada Allah sebagai pencipta alam, yang menghidupkan, mematikan, dam memberi rezeki.

Tetapi, dalam kondisi seperti ini, mereka masih dicap sebagai kafir dan musyrik. Sebab, mereka tidak mengilahkan Allah SWT dalam ubudiah. Mereka tidak tunduk kepada aturan yang ditetapkan oleh Allah. Mereka tidak menjadikan Allah sebagai Al-Hakim dan Asy-Syar’i (pembuat hukum dan legislator). Mereka membuat cara, ajaran, dan nilai sendiri dalam mendekatkan dirinya kepada Allah dengan cara membuat tuhan-tuhan kecil sebagai perantara kepada Allah. Mereka lebih patuh kepada peraturan yang mereka buat sendiri untuk menggantikan hukum yang telah diturunkan Allah. Tauhid inilah yang membedakan antara seorang mukmin dengan orang musyrik. Tauhid ini disebut “tauhid uluhiyyah”.

Bencana besar yang menimpa umat Islam dewasa ini adalah terperosok ke dalam kemusyrikan yang mungkin tidak disadari akibat keawaman. Anda jangan mengira bahwa musyrik itu hanya orang yang menyembah Tuhan dengan cara ritual agama di luar Islam. Atau, orang yang percaya kepada roh-roh halus dan meminta bantuan kepada kekuatan ghaib, seperti jin dan syaithan. Bukan itu saja yang disebut musyrik. Tetapi, tidak kalah dari apa yang disebutkan itu adalah musyrik dalam soal pemikiran. Seseorang yang meyakini kebenaran pemikiran orang kafir yang bertentangan dengan ajaran Islam juga sudah menjadi musyrik. Orang yang menerima ajaran Karl Marx, Lenin, Darwin, dan pemikir-pemikir Barat lainnya, sebenarnya sudah menjadi musyrik, apalagi membela dan memperjuangkannya. Karena, pemikiran mereka itu tidak berbeda dengan paham, aliran, atau dalam bahasa Al-Qur’an disebut millah.

Pada zaman modern ini banyak kaum intelek kita yang terkagum-kagum dengan pemikiran yang datang dari Barat, untuk menggantikan Islam. Jika ditelusuri, akan diketahui bahwa hal itu berawal dari sejak masuknya penjajah Barat ke negeri-negeri muslim. Imperialis Barat tidak sekadar merampas kekayaan alam negeri-negeri muslim, tetapi juga merampas aqidah, mencuci otak, menghapus identitas, dan menghilangkan rasa kebanggaan pada jati diri mereka. Untuk kalangan tertentu, program imperialis itu boleh dibilang berhasil. Pasalnya, mereka itu betul-betul membeo dan mengekor ke Barat. Bukan hanya dalam hal teknologi–yang masih bisa ditoleransi, tetapi sampai ke pemikiran, opini, paradigma, bahkan sampai budaya, seperti cara berpakaian, cara makan, dansa, musik, dan sejenisnya.

Pada awal kemerdekaan banyak sekali kaum terpelajar kita, terutama mereka yang pernah dididik di Barat, termakan oleh paham sekularisme. Agama (Islam) dituduh biang keterbelakangan, kemiskinan, dan kebodohan. Pendidikan ala Barat membentuk pola pikir manusia menjadi sekuler. Menurut mereka, barat bisa membangun dan mencerdaskan (padahal bukannya membangun tetapi menjajah dan menghancurkan) adalah karena meninggalkan agama. Adapun umat Islam terjajah karena masih mempercayai kebenaran agama sebagai doktrin untuk mengatur kehidupan, atau terlalu fanatik pada agama.

Setelah bangsa-bangsa muslim itu merdeka, doktrin berikutnya adalah alasan mengapa negara-negara Barat itu bisa maju dalam teknologi, pembangunan, dan kehidupan masyarakatnya. Menurut mereka, hal itu disebabkan bangsa Barat memegang teguh sekularisme, memisahkan negara dari agama.

Paham ini berkembang sedemikian rupa, sejalan dengan agenda pemerintah di negeri-negeri muslim. Pasalnya, penguasa-penguasa itu memang anak asuh kaum imperialis Barat, dididik di Barat, bahkan hidup juga di Barat, bergaul dengan orang Barat, dan cara hidupnya juga kebarat-baratan. Kaum muslimin yang berpegang teguh mempertahankan identitas dirinya dikatakan terbelakang, tidak modern, dan tidak mengikuti perkembangan zaman.

Kekuasaan adalah sarana yang sangat efektif untuk menyebarkan sebuah paham, terlepas benar atau salah paham tersebut. Ketika penguasa menganut paham sekularisme (walaupun seolah-olah ditolak), maka dengan mudah paham ini menyebar ke masyarakat melalui penanaman kurikulum pendidikan, pengaruh media massa, bahkan birokrasi.

Dalam tataran pemikiran, ada sekelompok cendekiawan yang gigih menyebarkan paham-paham Barat itu melalui buku, media massa, diskusi, dan ceramah di kampus. Bahasa-bahasa yang mereka gunakan biasanya bahasa-bahasa yang memukau, dan menjajikan sesuatu yang baru nan indah. Mereka menghendaki umat Islam keluar dari keyakinan dan pemahamannya, sebagaimana Barat meninggalkan agamanya.

Umpamanya, sudah tidak mungkin lagi mempraktikkan ajaran Islam itu secara harfiah, sebagaimana pada masa Rasulullah saw., atau masa-masa sahabat dahulu. Bukankah kita sekarang sudah berada pada zaman globalisasi, yang dunia ini sudah menjadi kecil, ibarat kampung. Interaksi budaya yang sedemikian kental tak lagi bisa dihindari. Jika kita berkeras untuk mempraktikkan ajaran Islam, bukankan berarti kita akan tersisih dari pergaulan internasional?

Juga, mereka sering mempertanyakan model Islam bagaimana yang ingin diterapkan dalam dunia modern ini, apakah model Pakistan, Arab Saudi, Iran, atau Afghanistan? Pertanyaan mereka itu lebih bernada sinis ketimbang mencari tahu model penerapan yang ideal.

Pernyatan-pernyataan mereka yang menempatkan Islam seolah-olah sebagai tertuduh, tidak modern, kolot, dan tidak mengikuti perkembangan zaman sebenarnya tergesa-gesa. Karena, apa yang mereka katakan itu adalah berdasarkan kesimpulan apa yang terjadi saat ini. Mereka sama sekali tidak memandang jauh ke depan bagaimana pergerakan perubahan peradaban itu kemungkinan akan terjadi. Mereka tidak merenungkan kemungkinan bahwa Islam bisa bangkit dari apa yang terjadi saat ini.

Perguruan Tinggi Islam Menjadi Target Barat

Dalam mempropagandakan idiologi sekulernya, Barat menempuh segala cara dan menerobos segala lapangan. Tak saja pendidikan yang terkesan sekuler, seperti perguruan tinggi umum, paham sekuler juga disusupkan ke perguruan-perguruan tinggi Islam. Bahkan, sekarang sudah masuk ke ormas-ormas Islam yang besar. Tokoh-tokoh muda dari beberapa ormas Islam itu mereka besarkan dan populerkan namanya, hingga akhirnya kekuatan mereka tersebar di mana-mana.

Fenomena ini bukan terjadi secara kebetulan, tetapi sesuatu yang sudah direncanakan dengan matang dan diprogram dengan baik. Cara-cara mereka sungguh rapi dan halus, tetapi menghasilkan sebuah produk yang cukup menakjubkan. Mereka mengawali dengan kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian, dengan pemberian beasiswa untuk belajar di negara-negara Barat, sarang orientalis Yahudi dan Kristen fundamentalis. Barat sudah lama membaca mentalitas orang-orang Timur yang terkagum-kagum pada Barat. Belajar ke Barat melahirkan kebanggaan tersendiri dalam kejiwaan orang-orang Timur. Hal ini dimanfaatkan orientalis dengan berkedok ilmiah dan penelitian. Sehingga, dengan mudah mereka mendoktrin peneliti-peneliti muda yang belajar di universitas-universitas mereka dengan paham dan idiologi mereka. Mahasiswa yang tadinya masih memiliki keteguhan dan kebanggaan pada Islam digoyahkan keyakinannya, dibuat menjadi ragu, dan akhirnya menisbikan segala idiologi.

Prinsip-prinsip yang mereka tanamkan dengan berkedok penelitian dan ilmiah tadi, di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Kebenaran tidak bernilai mutlak tetapi relatif. 2. Kebenaran tidak satu tetapi banyak, tergantung dari sudut mana ia dilihat. Sesuatu yang benar menurut orang bisa saja dipandang salah oleh orang lain. Demikian pula halnya agama, agama tertentu dipandang benar oleh pemeluknya, tetapi pemeluk agama lain memandang salah. 3. Setiap informasi tidak ada yang kebal kritik. Semuanya bisa dipertanyakan (baca: diragukan) kebenarannya. Bila kaidah ini diterima, wahyu yang merupakan informasi dari Allah pun perlu dipertanyakan kebenarannya. Ini sebuah sikap yang tidak berjarak dengan kekafiran. Celakanya, kaidah ini hanya mereka gunakan ke luar (melihat Islam, sumber-sumber dan ajarannya), tidak mereka gunakan ke dalam idiologi mereka sendiri. Padahal, jika mereka gunakan ke intern mereka, semua keyakinan, idiologi, dan agama mereka akan hancur berkeping-keping dan tidak mengandung asas rasionalnya. Pasalnya, sumber-sumber keyakinan mereka sama sekali tidak dapat lagi dipertanggungjawabkan validitasnya, apalagi rasionalitasnya. 4. Bila Anda ingin melihat sesuatu dengan jernih, Anda harus keluar dulu dari bagian yang dilihat. Jadi, bila Anda ingin mengetahui secara objektif apakah Islam itu benar atau tidak, maka Anda harus keluar dulu dari Islam. Atau, paling tidak Anda harus menghilangkan segala macam rasa keberpihakan kepada Islam. Kalau tidak demikian, maka analisis Anda tetap dinilai subjektif dan tidak jernih. Sikap ketidakberpihakan kepada agama Allah ini banyak lahir dari sarjana-sarjana produk Barat. Sebuah sikap yang tidak menggambarkan keimanan seorang muslim. 5. Bebas berpendapat. Siapa saja boleh mengatakan apa saja. Jadi, tidak ada sesuatu yang tabu, dan tidak ada koridor yang harus dijaga. Tidak ada batas yang tidak boleh dilanggar. Jika kaidah ini diterima, konsekuensinya adalah bahwa seseorang bebas mengingkari apa saja yang diajarkan Islam walaupun itu sudah merupakan sesuatu yang pasti (qath’i).

Mereka tidak banyak mengetahui tentang Al-Qur’an dan tidak mengerti hadits serta tidak memahami kitab-kitab klasik tetapi mau mengarungi samudera yang luas itu. Akhirnya, merekalah yang tenggelam dalam lautan hawa nafsu dan keangkuhan. Maka, terjadilah seperti apa yang kita lihat sekarang ini, suara-suara bebas yang sudah tidak lagi mengenal rambu-rambu itu menyerang Islam.

Beginilah cara-cara orientalis merusak pemikiran peneliti muslim yang belajar ke Barat, khususnya yang mengambil bidang kajian “Islamic Studies”, “Studi Oriental”, “Studi Timur Tengah”, “Studi Kawasan”, dan yang sejenisnya. Bagi mahasiswa, biasanya sudah langsung terperangkap dalam kaidah-kaidah itu. Ditolak susah, diterima agak berat. Tetapi, akhirnya lebih cenderung menerima, karena efeknya lebih ringan, ketimbang melawan arus pemikiran si profesor.

Ketika mereka kembali ke tanah air, pola berpikir seperti yang ditanamkan oleh gurunya itu mereka bawa kembali ke kampusnya dan mereka ajarkan, bahkan mereka kembangkan dengan inovasi-inovasi baru. Sehingga, tidak jarang ada “doktor-doktor” tamatan Barat yang pikirannya lebih liberal dari orientalis sendiri.

Alumnus Barat itu mengajarkan paham yang mereka terima kepada mahasiswanya di tanah air. Mereka menghasilkan para sarjana dan doktor di perguruan tinggi dalam negeri. Kemudian, mereka yang mendapat doktor di dalam negeri tadi kembali ke daerahnya menjadi dosen-dosen di program pascasarjana atau program S1 di perguruan tingginya. Mereka juga melakukan hal yang sama, menyebarkan hal serupa kepada mahasiswanya, memahami Islam dengan pola orientalis. Sehingga, dengan cara yang sistemik, paham sekuler dan pemahaman tentang Islam menurut pola orientalis itu menyebar dengan cepat dan tanpa terasa.

Mereka yang menjadi mahasiswa tadisetelah sarjana juga menyebarkan paham serupa ke masyarakat. Pasalnya, mereka akan menjadi rujukan di masyarakatnya, sebab mereka tamatan perguruan tinggi Islam dan mengajarkan bidang studi Islam. Lalu, seperti apa pemahaman Islam di Indonesia pada masa mendatang, bila agenda Barat itu berjalan mulus tanpa hambatan?

Barat Ketakutan pada Islam

Salah satu sikap mental yang diderita oleh Barat ialah ketakutan pada Islam dan umat Islam yang berpegang pada Islam. Sejak berakhirnya perang salib, pihak Barat senantiasa menyimpan rasa takut pada agama yang satu ini. Karena, dalam keyakinan mereka, Islam ini adalah agama yang menyimpan potensi dahsyat, mampu menggerakkan umatnya untuk melawan apa saja. Ini tidak pernah ada pada ajaran agama lain. Apalagi, kemajuan teknologi persenjataan modern tidak terlalu ampuh untuk menaklukkan umat Islam. Hal ini dipahami betul oleh kalangan Barat. Oleh karena itu, mereka benar-benar mewaspadai Islam, khususnya umat Islam yang tampak berpegang pada ajarannya.

Biarpun umat Islam mati-matian memberi pengertian bahwa Islam adalah agama pembawa rahmat bagi seluruh alam, namun tetap saja pola pikir Barat itu tidak berubah. Karena, bagi Barat, bukan mereka yang dituntut untuk mengerti Islam, tetapi umat Islam yang harus mengerti Barat. Artinya, umat Islam itu harus menyesuaikan dirinya dengan budaya, pola pikir, dan tatanan hidup Barat. Itu yang mereka tuntut.

Sebelum ini berhasil, semua upaya dialog, diskusi, tukar pikiran, saling pengertian, itu semua hanya sebatas retorika belaka. Target mereka, tak lebih dan tak kurang, umat Islam harus mengikuti cara Barat. Kalau kita menggunakan pendekatan Al-Qur’an, maka itulah yang sudah disinyalir oleh Allah melalui firman-Nya (yang artinya), “Mereka tidak akan senang kepadamu, sebelum kamu mengikuti agama (millah) mereka.” (Al-Baqarah: 120).

Jika ada satu dua dari orang-orang Barat yang bisa diajak bicara dan mau mengerti tentang Islam dan umatnya, itu tentu tidak mewakili filsafat hidup orang Barat secara umum.

Di dunia Islam, ketakutan pada Islam ini juga ada. Tentunya dari mereka yang sudah terlanjur cinta pada peradaban Barat. Atau, bisa jadi mereka yang sudah diasuh dan lama menyusu kepada Barat. Apa yang dinilai oleh Barat baik, dia juga katakan baik, dan sebaliknya. Sampai ke tingkat ini Barat telah berhasil mengikis kepribadian umat Islam, meruntuhkan identitasnya, dan menghancurkan rasa bangga pada jati diri dan agama mereka.

Dengan melihat kenyataan sekarang ini, nampaknya sudah banyak korban berjatuhan. Suara-suara sumbang pun semakin berseliweran. Umat pun semakin geram.

Sumber: Diadaptasi dari Pembaruan Islam dan Orientalisme dalam Sorotan, Daud Rasyid (Jakarta: Akbar, Media Eka Sarana, 2002), hlm. 1-11). (www.arrahmah.com)

24 June , 2008

Dapat Uang Lewat Iklan di Web Indonesia

Filed under: Info, Internet

Oleh Erwin

Di Indonesia sekarang banyak beredar program "klik dapat duit" atau PPC (Pay Per Click) yang mirip dengan Google Adsense atau Google Adbrite. Artikel ini akan membahasnya sekilas.

Bagi netter yang masih awam terhadap program "internet advertising" ini mungkin bisa kami jelaskan secara seklias. Program ini adalah layanan iklan di web, dimana pemilik web / situs akan mendapat keuntungan bisa memasang iklan yang dimuat oleh program "internet advertising". Jadi ini adalah program kerja sama antara pemilik web dengan pihak biro pemasang iklan. Biro iklan internet biasanya mencari client yang sesuai untuk kategori situs yang akan di-iklankan.

Beberapa situs iklan di Indonesia yang sempat kami pantau, antara lain:

1. KlikSaya.com

Situs ini dirancang mirip dengan Adbrite, dan mungkin bisa dikategorikan sebagai salah satu PPC yang cukup populer saat ini sebagai pengganti Google Adsense yang iklannya suka tidak keluar di situs Indonesia. Support pembayaran lewat bank BCA dan Mandiri (mungkin karena keduanya sudah bisa online di internet), sehingga kalau netter belum punya rekening di kedua bank ini sebaiknya membuka account untuk mempermudah proses transfer uang.

Sistem pembagian keuntungannya sendiri adalah 50:50 dari nilai iklan. Jadi apabila harga iklan yang diklik adalah Rp. 1.000, maka pemilik web akan mendapat rp. 500, jadi lumayan kan. Uang sendiri akan diterima oleh pemilik web setelah mencapai Rp. 50.000,-, yang akan ditransfer otomatis ke rekening bank.

Alamat: Villa Tomang Mas Blok C/12 Telp. 021-33034199 Jakarta Barat 11510.

2. AdMax Network

Admax adalah network yang memiliki model business yang hampir sama dengan Google Adsense. Bedanya Clients dari Google Adsense  rata – rata Small Medium Enterprise (SME) sedangkan clients Admax adalah Big Brand. Berpusat di Thailand, saat ini AdMax sudah masuk ke Indonesia dan mempunyai kantor cabang di Jakarta. Admax juga berada di Singapura, Filipina, Malaysia dan Vietnam.

Alamat: Menara Karya 28th Floor Jl. H.R Rasuna Said Block X-5 Kav. 1-2, Jakarta 12950 INDONESIA -  Office: +62 (0)21 5789-5837.

3. IndoFad

Situs ini juga mirip dengan Adbrite dan kliksaya.com (kok mirip-mirip semua yah?). Pada saat ini situs IndoFad masih dalam tahap beta. Kami belum mengetahui detil mengenai situs ini karena masih terbilang cukup baru, tapi sejauh ini yang kami pantau pihak marketingnya cukup rajin dan kooperatif.

Alamat: Griya Puri G4 No 22, Laguna, Pakuwon City. Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

4. PPC Indo

Satu lagi PPC dari Surabaya dibawah naungan PT. Progressive Multimedia, yang formatnya hampir sama dengan Adbrite. Pada situsnya tertulis partner dengan IndoFad. Pembayaran minuman yang kami lihat dari daftar pembayarannya adalah Rp. 10.000,-. Komisi per-kliknya yang kami pantau adalah Rp. 100,- dengan pembagian keuntungan 50:50.

Alamat: Graha Gebang Kidul Tower Building, Jl. Gebang Kidul Puskesmas 41, First Floor # Suite D-4
Surabaya - 60117, telp: 031-72628403 - HP: 081-703311775.

5. KumpulBlogger

Situs PPC ini lebih dikhususkan untuk situs blog atau para blogger Indonesia, yang mungkin situsnya ingin menghasilkan uang.

nb: Informasi situs PPC atau situs manca negara yang menawarkan uang di internet bisa dibaca di SINI

Dari berbagai sumber (Ketok.com)

23 June , 2008

Peran Bank Dunia dalam kenaikan harga BBM di Indonesia

Filed under: Opini

Oleh Firdaus Cahyadi

Kekecewaan sebagian masyarakat Indonesia terkait dengan kenaikan harga BBM pada akhir Mei lalu belum sepenuhnya mereda. Namun, hal itu tak menyurutkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mengusulkan kembali kenaikan harga BBM hingga sesuai dengan harga pasar.

Dalam running text yang ditayangkan sebuah televisi swasta nasional belum lama ini disebutkan bahwa Bappenas mengusulkan agar pada 2009 pemerintah dapat menaikan harga BBM secara bertahap dalam setiap bulannya hingga sesuai dengan harga BBM di pasar dunia.

Apabila dikaji lebih jauh usulan Bappenas itu sejatinya tidak terkait langsung dengan upaya penghematan energi fosil, tetapi terkait erat dengan upaya mengejar target pemenuhan kominten kebijakan yang harus dibuat pemerintah setelah menerima pinjaman dari Bank Dunia.

Pada 2003 pemerintah menerima pinjaman Bank Dunia untuk membiayai proyek Java Bali Power Sector Restructuring and Strengthening. Menurut dokumen Bank Dunia, proyek tersebut bertujuan mendukung pemerintah Indonesia dalam usahanya menghilangkan subsidi BBM secara bertahap (KAU, 2008).

Campur tangan Bank Dunia tersebut semakin tampak dari pernyataan Joachim von Amsberg, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia pada dua hari setelah kenaikan harga BBM. Menurut dia, kenaikan harga BBM sebesar 28,7% cukup kompatibel dengan anggaran pemerintah.

Perparah kemiskinan

Padahal upaya penyesuaian harga BBM dengan harga pasar dunia dipastikan semakin memukul kehidupan rakyat. Betapa tidak? Pada saat pendapatan sebagian masyarakat kita masih tergolong rendah tetapi harus dipaksa membeli harga BBM sesuai dengan harga pasar. Untuk mengikuti kemauan Bank Dunia itulah, selama berkuasa pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla sudah tiga kali menaikkan harga BBM.

Akibatnya, angka kemiskinan di negeri ini pun bertambah. Sebuah penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) secara jelas menyatakan bahwa jumlah penduduk miskin pada 2008 ini akan bertambah 4,5 juta orang akibat kenaikan harga BBM. Total orang miskin diperkirakan akan mencapai 41,7 juta jiwa atau 21,92% dari total penduduk, jauh lebih tinggi daripada perkiraan pemerintah sebesar 14,8%-15%.

Hal itu diperkuat dengan kenyataan empiris di lapangan, tidak lama berselang setelah kenaikan BBM harga sayuran di pasar-pasar tradisional di Jakarta pun mulai naik. Tomat, yang sebelumnya dijual Rp4.000 per kilogram menjadi Rp5.000 per kilogram, sedangkan cabai merah yang semula Rp15.000 per kilogram menjadi Rp18.000 per kilogram mulai merangkak naik.

Bukan hanya di Jakarta, melainkan juga di Semarang sebagian nelayan Kampung Tambaklorok, Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai berhenti mencari ikan sejak beberapa hari lalu setelah pemerintah menaikkan harga BBM. Mereka tidak mampu menutup biaya operasional melaut yang naik hingga 50%.

Untuk meredam keresahan masyarakat akibat semakin lemahnya daya beli mereka terhadap kebutuhan sehari-hari tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp100.000 per bulannya. Uang sebesar itu pun dipastikan tidak akan memadai di tengah naiknya kebutuhan harga barang-barang akibat kenaikan harga BBM.

Terlepas dari mencukupi atau tidaknya BLT yang disalurkan pemerintah, jika dicermati secara lebih jauh program BLT sejatinya juga mengadopsi paradigma sistem ekonomi-politik neoliberal yang gencar dipromosikan oleh Bank Dunia, ADB, dan IMF di negeri ini.

Para penganjur sistem neoliberal sadar bahwa penerapan sistem ini akan memukul kelompok miskin. Namun, mereka yakin bahwa dampak buruk penerapan sistem ini akan bersifat sementara. Lama kelamaan masyarakat miskin akan mampu beradaptasi dengan sistem ini. Untuk mengatasai dampak buruk yang menurut mereka bersifat sementara itu, negara harus memberikan bantuan bagi kelompok miskin agar dalam waktu singkat dapat beradaptasi dengan sistem neoliberal tersebut (Reclaiming Development: An Alternative Economic Policy Manual, 2004).

Sistem neoliberal sendiri diciptakan untuk melucuti peran negara dalam mengatur ekonomi. Menurut sistem ini, pengaturan ekonomi seharusnya diserahkan kepada korporasi melalui mekanisme pasar. Sektor energi adalah salah satu pintu masuk bagi upaya meliberalkan sistem ekonomi dan politik di Tanah Air.

Jika sektor ini sudah diserahkan secara bulat-bulat kepada mekanisme pasar maka sektor lainnya, seperti pangan dan pendidikan akan lebih mudah untuk diserahkan pada mekanisme serupa.

Untuk itulah, pemerintah harus lebih berhati-hati terhadap usulan Bank Dunia melalui Bappenas yang menginginkan harga energi disesuaikan dengan harga pasar. Dampak sosial di masyarakat harus diperhitungkan oleh pemerintah sebelum menerima secara bulat-bulat usulan tersebut.

Memang tidak dapat dipungkiri pula bahwa konsumsi BBM di negeri ini sangat tinggi sehingga mengharuskan pemerintah untuk merogoh koceknya guna membiayai impor BBM. Namun, kondisi itu tidak bisa membenarkan munculnya kebijakan menaikkan harga BBM hingga sesuai dengan harga pasar.

Pemerintah masih mampu mengupayakan kebijakan untuk mengerem laju konsumsi BBM di dalam negeri, misalnya pembatasan penggunaan kendaraan bermotor pribadi yang diimbangi dengan pembangunan infrastruktur transportasi publik.

Namun, tampaknya kebijakan seperti itu justru tidak pernah muncul, pemerintah lebih suka menuruti keinginan Bank Dunia seperti yang telah disampaikan oleh Bappenas. Rupanya pujian dari Bank Dunia lebih memikat hati para pengambil kebijakan di negeri ini dibandingkan dengan melihat rakyatnya bersuka ria karena terlepas dari belenggu pemiskinan.

Firdaus Cahyadi, Knowledge Sharing Officer for Sustainable Development, OneWorld-Indonesia. (www.g1s.org)

Simon Nixon, Kaya Berkat Internet

Filed under: Info, Internet
Kunci sukses Simon Nixon adalah hanya dengan memanfaatkan internet. Nixon dinobatkan sebagai pengusaha muda berusia di bawah 40 tahun dan terkaya di Inggris versi harian Telegraph.

Selain penobatan tersebut, dia juga mampu melakukan terobosan dalam dunia usaha dengan mengenalkan bisnis keuangan secara online. Dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, dia mampu mengeruk keuntungan sebanyak 363 juta poundsterling (Rp6,65 triliun). Di Inggris, Nixon dikenal sebagai pengusaha internet. Kesuksesan Simon Nixon, yang berusia 40 tahun, berawal dari moneysupermarket. com.

Dia adalah entrepreneur yang memanfaatkan internet sebagai mesin uangnya. Moneysupermarket.com merupakan situs yang menyediakan layanan layaknya broker keuangan bagi masyarakat. Dengan satu situs, para pengakses bisa mendapatkan 25 fitur, mulai dari pegadaian, pelayanan tiket pesawat, asuransi, belanja, dan masih banyak lainnya.

Paling baru, situs itu juga dijadikan media untuk berinvestasi melalui saham. Nilai kekayaannya memang tidak terlalu besar. Hanya saja, nama Nixon masih terus menggema di kalangan para pebisnis. Maklum, dia mampu menjebol dinding bisnis di Inggris. Sebelumnya, banyak kalangan yang meragukan bahwa tidak mungkin menjadi orang kaya hanya dengan modal situs internet.

Pandangan mereka wajar karena jarang perusahaan berbasis online berkembang dan besar di Inggris. Namun Nixon mampu membuktikan bahwa keraguan itu tak beralasan. Ketika moneysupermarket. com masuk bursa saham, perusahaan milik Nixon mencatat sejarah. Bisnisnya menjadi usaha online pertama yang paling tinggi penjualan saham perdananya.

Ketika itu, penjualan sahamnya mencapai 700 juta poundsterling (Rp12,80 triliun) pada Juli tahun lalu. Angka yang cukup menakjubkan! Pada tahun lalu saja, dia berhasil menorehkan keuntungan mencapai 18,6 juta poundsterling (Rp340,23 miliar). Dari mana keuntungan perusahaannya?

Nixon menuturkan, keuntungan didapatkan dari komisi yang disediakan oleh provider dan mitra yang diajak bekerja sama. Keuntungan akan semakin besar dengan kelancaran pemasaran dan distribusi yang tepat, menjadikan mitra kerja semakin percaya pada perusahaannya.

"Jadikan perusahaan lebih kompetitif, maka keuntungan pasti akan datang," paparnya kepada Times Online. Setiap tahun, moneysupermarket. com mampu menyalurkan pinjaman uang pribadi minimal 200 juta poundsterling (Rp3,66 triliun). Setiap hari, situs itu mampu menjaring lebih 10.000 orang untuk mengisi aplikasi kartu kredit. Lantas, apa inspirasi Nixon dalam mengawali bisnisnya? Jawabnya singkat. Inspirasinya adalah ketakutan atas sebuah kegagalan.

Mantan mahasiswa yang drop out dari Universitas Nottingham jurusan akuntansi ini mengakui, ketakutannya adalah ketika dia gagal memperoleh gelar sarjana pada 1993. Dia selalu membuang jauh-jauh kebanggaan atas sebuah bisnis atau impian. Hanya mengandalkan satu situs, dia mampu mempekerjakan 600 pekerja, 300 di antaranya adalah programer internet.

Sebelumnya, dia tidak membayangkan akan menjadi seorang bos. Namun, dia ingin tetap menjadi bos dengan terus memberikan semangat dan energi kepada seluruh karyawannya. Dalam pandangan mantan Direktur Keuangan moneysupermarket. com Jeremy Dodd, Nixon merupakan orang yang memiliki banyak ide. Selain itu, menurut Dodd, Nixon mampu mengembangkan ide.

Ketika banyak orang lebih menyukai mengamati tren dan kesempatan untuk berbisnis, Nixon membuat tren dan kesempatan itu menjadi sebuah kenyataan. "Bisnis yang dikelola Nixon bukan hanya untuk mencari uang. Namun dia juga membawa banyak orang untuk mengikuti idenya," ujarnya seperti dikutip Real Business. Pandangan itu memang benar.

Ide adalah segalanya bagi Nixon. Pria kelahiran Stamford, Nottinghamshire itu menuturkan setiap kali datang ke kantor, ketika membuka laptop, dia harus memiliki 10 ide cerdas. Jika libur, dia mengaku mampu mengumpulkan 250 ide dan semuanya memiliki energi.

Semua ide itu akan dikembangkan untuk moneysupermarket. com.Cara menggapai ide itu, menurut pria lajang ini, harus inovatif dan melihat peluang serta kesempatan di balik sebuah kesulitan. Bukan hanya ide yang membuat bisnis online-nya terus bergaung. Kesuksesan bisnisnya juga tidak lepas dari strategi yang selalu diterapkannya. Apa itu? Baginya, yang paling penting adalah meluangkan 20 persen aktivitas pekerjaannya untuk mengamati situs-situs kompetitor.

"Setiap wakyu, apa yang dilakukan kompetitor harus dipantau. Dengan begitu, kita bisa mengetahui bagaimana caranya menjadi lebih baik," ujarnya seperti dikutip The Sunday Times. Bagi Nixon, jangan buat kesalahan sampai dua kali. Menurutnya, hal itu menjadi satu patokan yang harus dilakukan seorang pengusaha atau siapa pun yang ingin sukses.

"Anda boleh membuat kesalahan sampai ratusan kali, tapi Anda tidak boleh mengulangi kesalahan untuk kedua kalinya," ujarnya pada Telegraph. Dia mengajarkan bahwa untuk menjadi pengusaha sukses harus selalu berpikir untuk menjual sesuatu yang unik. Dia menuturkan, jika seseorang tidak memiliki jiwa marketing yang tangguh, bentuklah sebuah tim, dengan begitu kesuksesan akan datang.

Tantangan ke depan, menurut Nixon, adalah jumlah pengguna internet di Inggris yang stagnan. Hal itu menjadi kekhawatirannya. Untuk itu, dia akan lebih memfokuskan diri pada pasar Eropa. Menghadapi persaingan yang semakin kencang, dia pun membuat laboratorium penelitian dalam bidang pengembangan teknologi informasi.

Tidak tanggung-tanggung, dia juga menginvestasikan lebih dari 9 juta poundsterling (Rp165,01 miliar) untuk meningkatkan kemampuan teknologi perusahaannya agar semakin berkembang dan maju. Keinginan Nixon yang belum tercapai adalah menjadikan bisnisnya sebagai merek terkenal layaknya bisnis yang dimiliki miliarder Sir Richard Branson.

Dia menuturkan kepada the Independen bahwa Branson mampu menciptakan sebuah citra mereknya secara kuat dan tinggal mengeksplorasi saja. Dia juga ingin menjadikan perusahaannya seperti Marks & Spencers, perusahaan fesyen kelas dunia. Marks & Spencers memiliki manajemen perusahaan yang tangguh dan menjadikan banyak pelanggan percaya serta bisnisnya terus mencengkeram hingga ke seluruh dunia.

Sebenarnya, Nixon tidak memiliki latar belakang keahlian di bidang komputer dan teknologi informasi. Nixon menceritakan pada 1990, ketika banyak orang mulai menggunakan komputer, dia pun mulai membeli komputer. Di Inggris, pada 1997, ketika banyak orang mulai melek teknologi internet, dia pun melihat sebuah peluang bisnis yang berkaitan dengan dunia online.

Pada 1999, dia memulai dengan membuat situs moneysupermarket. com. Situs itu diluncurkan pada Desember 1999. Hanya dengan dua fitur, kartu kredit dan pinjaman pribadi, situs ini mampu diakses dan dimanfaatkan banyak orang di Inggris. (Okezone)

19 June , 2008

Yahoo Menjangkau 600 Juta Pengguna Ponsel

Filed under: Internet, Ponsel
Raksasa internet Yahoo Inc semakin agresif mengeksplorasi peluang pertumbuhan di segmen internet seluler.

Yahoo menyatakan pada saat ini layanan internet Yahoo sudah siap digunakan oleh 600 juta pengguna ponsel di dunia. "Kini kami mampu menjangkau 600 juta pengguna ponsel. Ini adalah pasar periklanan seluler yang menarik. Kami tentu gembira mampu meraih pangsa terbesar pasar iklan seluler," ujar Managing Director & Vice President Yahoo Connected Life Asia Pasifik David Ko, dalam laporan Reuters.

Yahoo memperkirakan, pendapatan iklan seluler global akan meningkat menjadi USD16,2 miliar (sekitar Rp150,6 triliun) pada 2011, dari USD1,5 miliar (sekitar Rp13,9 triliun) pada 2006. Yahoo mencari peluang pertumbuhan di internet seluler karena di internet tradisional (internet untuk komputer) Yahoo sudah kalah dari Google Inc dan Microsoft Corp.

Yahoo menjalin kerja sama dengan para operator seluler untuk mendorong para pengguna ponsel memanfaatkan layanan Yahoo pada ponsel mereka. Di Indonesia, Yahoo bekerja sama dengan PT Excelcomindo Pratama Tbk, PT Indosat Tbk, PT Telekomunikasi Selular, dan PT Hutchison CP Telecom.

Dengan sejumlah kerja sama itu, Yahoo mampu meningkatkan kelengkapan unsur lokal layanan Yahoo. Untuk mendorong para pengguna ponsel di Indonesia menggunakan layanan Yahoo, Yahoo bahkan merancang khusus layanan internet seluler andalannya, yaitu Yahoo Go. Solusi Yahoo Go terbaru, yaitu Yahoo Go 3.0 kini sudah tersedia dalam edisi bahasa Indonesia.

Yahoo Go adalah solusi yang ditujukan untuk memungkinkan para pengguna ponsel menikmati layanan internet dengan kenyamanan setara ketika pengguna mengakses internet dengan komputer. Dengan Yahoo Go, pengguna ponsel dapat mengakses e-mail, foto, berita, prakiraan cuaca, sekaligus melakukan pencarian jawaban di internet.

Untuk memanfaatkan Yahoo Go, pengguna ponsel harus lebih dulu men-download aplikasi dari situs Yahoo dan menginstal aplikasi tersebut pada ponsel. Alamat download Yahoo Go adalah get.go.yahoo.com. Pada situs tersebut, pengguna harus masukkan nomor ponsel dan klik tombol "Send a link to my phone".

Selanjutnya, Yahoo mengirimkan SMS ke nomor yang dimasukkan itu. SMS itu berisi alamat download Yahoo Go. Pengguna harus membuka boweserpada ponsel dan membuka alamat yang dituju. Selanjutnya, pengguna tinggal men-downloadaplikasi Yahoo Go dan instalasi dapat berjalan otomatis. [Okezone]

Tentang Akhir Kehidupan Ghulam Ahmad

Filed under: Info
Akhir Kehidupan yang Menghinakan

Oleh Al-Ustadz Qomar ZA

Ajaran Ahmadiyah banyak mendapat penentangan dari para ulama di India. Di antara ulama yang terdepan menentangnya adalah Asy-Syaikh Tsana`ullah Al-Amru Tasri. Karena geram, Ghulam Ahmad akhirnya mengeluarkan pernyataan pada tanggal 15 April 1907 yang ditujukan kepada Asy-Syaikh Tsana`ullah.

Di antara bunyinya:

“…Engkau selalu menyebutku di majalahmu (‘Ahlu Hadits’) ini sebagai orang terlaknat, pendusta, pembohong, perusak… Maka aku banyak tersakiti olehmu… Maka aku berdoa, jika aku memang pendusta dan pembohong sebagaimana engkau sebutkan tentang aku di majalahmu, maka aku akan binasa di masa hidupmu. Karena aku tahu bahwa umur pendusta dan perusak itu tidak akan panjang… Tapi bila aku bukan pendusta dan pembohong bahkan aku mendapat kemuliaan dalam bentuk bercakap dengan Allah, serta aku adalah Al-Masih yang dijanjikan maka aku berdoa agar kamu tidak selamat dari akibat orang-orang pendusta sesuai dengan sunnatullah.
Aku umumkan bahwa jika engkau tidak mati semasa aku hidup dengan hukuman Allah yang tidak terjadi kecuali benar-benar dari Allah seperti mati dengan sakit tha’un, atau kolera berarti AKU BUKAN RASUL DARI ALLAH…
Aku berdoa kepada Allah, wahai penolongku Yang Maha Melihat, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Berilmu, Yang mengetahui rahasia qalbu, bila aku ini adalah pendusta dan perusak dalam pandangan-Mu dan aku berdusta atas diri-Mu malam dan siang hari, ya Allah, maka matikan aku di masa hidup Ustadz Tsana`ullah. Bahagiakan jamaahnya dengan kematianku –Amin–.
Wahai Allah, jika aku benar dan Tsana`ullah di atas kesalahan serta berdusta dalam tuduhannya terhadapku, maka matikan dia di masa hidupku dengan penyakit-penyakit yang membinasakan seperti tha’un dan kolera atau penyakit-penyakit selainnya….
Akhirnya, aku berharap dari Ustadz Tsana`ullah untuk menyebarkan pernyataan ini di majalahnya. Kemudian berilah catatan kaki sekehendaknya. Keputusannya sekarang di tangan Allah.
Penulis, hamba Allah Ash-Shamad, Ghulam Ahmad, Al-Masih Al-Mau’ud. Semoga Allah memberinya afiat dan bantuan. (Tabligh Risalat juz 10 hal. 120)

Apa yang terjadi? Setelah berlalu 13 bulan 10 hari dari waktu itu, justru Ghulam Ahmad yang diserang ajal. Doanya menimpa dirinya sendiri.

Putranya Basyir Ahmad menceritakan: Ibuku mengabarkan kepadaku bahwa Hadrat (Ghulam Ahmad) butuh ke WC langsung setelah makan, lalu tidur sejenak. Setelah itu butuh ke WC lagi. Maka dia pergi ke sana 2 atau 3 kali tanpa memberitahu aku. Kemudian dia bangunkan aku, maka aku melihatnya lemah sekali dan tidak mampu untuk pergi ke ranjangnya. Oleh karenanya, dia duduk di tempat tidurku. Mulailah aku mengusapnya dan memijatnya. Tak lama kemudian, ia butuh ke WC lagi. Tetapi sekarang ia tidak dapat pergi ke WC, karena itu dia buang hajat di sisi tempat tidur dan ia berbaring sejenak setelah buang hajat. Kelemahan sudah mencapai puncaknya, tapi masih saja hendak buang air besar. Diapun buang hajatnya, lalu dia muntah. Setelah muntah, dia terlentang di atas punggungnya, dan kepalanya menimpa kayu dipan, maka berubahlah keadaannya.” (Siratul Mahdi hal. 109 karya Basyir Ahmad)

Mertuanya juga menerangkan: “Malam ketika sakitnya Hadhrat (Ghulam Ahmad), aku tidur di kamarku. Ketika sakitnya semakin parah, mereka membangunkan aku dan aku melihat rasa sakit yang dia derita. Dia katakan kepadaku, ‘Aku terkena kolera.’ Kemudian tidak bicara lagi setelah itu dengan kata yang jelas, sampai mati pada hari berikutnya setelah jam 10 pagi.” (Hayat Nashir Rahim Ghulam Al-Qadiyani hal. 14)

Pada akhirnya dia mati tanggal 26 Mei 1908.
Sementara Asy-Syaikh Tsana`ullah tetap hidup setelah kematiannya selama hampir 40 tahun. Demikianlah Allah Subhanahu wa Ta’ala singkap tabir kepalsuannya dengan akhir kehidupan yang menghinakan, sebagaimana dia sendiri memohonkannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kini siapa yang sadar dan bertobat setelah tersingkap kedustaannya?

Wallahu a’lam bish-shawab

(www.asysyariah.com/print.php?id_online=679)

18 June , 2008

Firefox’s Download Day

Filed under: Info, Internet

Firefox’s Download Day digeber hari ini “1 x 24 jam” dari sekarang. jadi buat rekan-rekan yg baca posting saya tepat pada tgl 18 Juni 2008 sampai dengan pukul 01.00 wib dini hari tanggal 19 Juni 2008 waktu Indonesia.

bersegeralah mengunduh peramban yang revolusioner ini. menjamin kecepatan, keamanan, dan tentunya lebih “smarter” dalam berselancar dijagat internet dari peramban yang pernah ada sebelumnya

kalau tidak percaya, buktikan sendiri.

.:: ayo segera unduh disini ::..

(mangoeni.wordpress.com

17 June , 2008

54 Produk Jamu Berbahaya

Filed under: Info
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menarik dan melarang peredaran 54 item produk obat tradisional (jamu).

Ke-54 jenis jamu tersebut setelah dilakukan pengujian laboratorium terbukti mengandung bahan kimia obat keras (BKO) yang sangat berbahaya bagi tubuh.

Kepala BPOM, Dr Husniah Rubiana Thamrin Akib MS, MKes, SpFK, mengatakan jenis bahan kimia yang ditemukan pada jamu-jamu tersebut antara lain sibutramin hidroklorida, sildenafil sitrat, siproheptadin, febilbutason, asam mefenamat, prednison, metampiron, teofilin, dan parasetamol.

"Mengonsumsi obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat keras sangat membahayakan kesehatan, bahkan dapat mematikan," tutur Husniah, Selasa (10/6).

DAFTAR JAMU TERLARANG
Ke-54 jamu yang diketahui mengandung BKO adalah Pacegin Kapsul Alami, Neo Gemuk Sehat Merk F Munir, Ganoderma Capsule, Sela Kapsul, Bima Kudra Tablet, Ajib Kapsul, Kamasutra Kapsul, Asam Urat Flu Tulang Cap Onta, Akar Baru Cina Tablet, Ramuan Cina Kapsul, Jasa Agung 2 Serbuk, Sesak Nafas Serbuk, Sari Bunga Segar Bugar Serbuk, Jawa Dwipa cap Daud Sambiroto Cairan Obat Dalam, Golden Herbal Capsules, Obat Kuat dan Tahan Lama Ratu Madu Plus Kapsul, Pegal Linu + Asam Urat Cap Burung Glatik, Akar Sakti Asam Urat Flu Tulang Stroke, Asam Urat Pegal Linu Cikungunya dan Asam Urat Flu Tulang Kharisma Sehat Serbuk.

Lalu Sinar Manjur SMR, Runrat tablet, Ramuan Shin She Kapsul, Sehat Sentosa Gemuk Sehat Serbuk, Serbuk Dewa, Sumber Sehat Ambeien Sehat Serbuk, Cakra Sehat Sesak Nafas Serbuk, Serbuk Halus Asam Urat, Kharisma Sehat Pria dan Wanita Serbuk, Sumber Urip Pegal Linu Serbuk, Super Abad 21 Asam Urat Flu Tulang, Flu Tulang Pegal Linu Puspita Surya Serbuk, Cap Sarang Lawet Serbuk, Asam Urat Akar Sewu Serbuk, Asam Urat Flu Tulang Cakra Wijaya, 26 Sakit Pinggang Kapsul.

Kemudian disusul Zestos Kapsul, Sari Jagad Manjur Asam Urat Kapsul, Sari Jagad Manjur Rheumatik Kapsul, Dewa Ampuh Serbuk, Serbuk Asrema, Purba Sentosa Pegal Linu/Rheumatik, Asam Urat Pegal Linu Serbuk, Ramuan Manjur Pas Flu Tulang, Dua Putri Bayan, Fong Se Wan Kapsul, Asam Urat Flu Tulang cap Onta Mas, Obat Kuat dan Tahan Lama Bulan Madu, Langsing Ayu Sing Ayu, Chuifong Toukuwan Pil dan Jaka Suna Gemuk Sehat Serbuk.

SUDAH DIMUSNAHKAN
Dari 54 item jamu ini, 46 jamu di antaranya menggunakan nomor pendaftaran fiktif. Jamu-jamu tersebut ditemukan di 15 provinsi yaitu Medan, Yogyakarta, DKI Jakarta, Banjarmasin, Kendari, Mataram, Lampung, Bengkulu, Banda Aceh, Padang, Makassar, Pontianak, Bandung, Pekan Baru dan Kupang.

BPOM sendiri diakui Husniah sudah memusnahkan 20 truk jamu-jamu bermasalah tersebut beberapa waktu lalu. "Saya minta masyarakat tidak mengonsumsi jamu-jamu itu," tambah Husniah.

Ditemukannya jamu-jamu dengan kandungan BKO, lanjut Husniah, menambah buruk citra jamu asli Indonesia.

Sebab, jamu-jamu ber-BKO tersebut ternyata tidak hanya ditemukan di Indonesia, tetapi juga di Arab Saudi, Singapura , Malaysia dan Brunei Darussalam.

"Kita menjadi sulit untuk mengekspor jamu asli Indonesia . Kalaupun ada di pasaran negara lain itu dilakukan secara ilegal," tandas Husniah. (Pos Kota)

Kibo Bahayakan Astronot

Filed under: Iptek, Angkasa Luar
SEORANG astronot tidak akan bisa bergerak ke mana pun apabila tidak mampu menggapai pegangan tangan di dalam Kibo.

Badan antariksa Jepang JAXA kini memiliki laboratorium antariksa terbesar di dunia, yaitu Kibo (Harapan), yang selesai disatukan dengan stasiun antariksa internasional ISS pada pekan silam. Namun,badan antariksa AS NASA menilai, Kibo ternyata bisa membahayakan astronot yang melakukan penelitian di dalamnya.

Komandan Discovery Mark Kelly mengungkapkan, seorang astronot bisa ”kandas” ketika melakukan penelitian di Kibo. Seorang astronot ”kandas” di Kibo ketika dia tidak bisa menggapai gagang pegangan tangan di Kibo. Akibatnya, astronot itu bisa mengapung di udara selama beberapa saat tanpa bisa bergerak ke mana pun karena Kibo berada di wilayah bebas gravitasi. Kibo mengorbit pada ketinggian sekitar 320 km dari permukaan Bumi.

“Kita memang harus se-dikit berhati-hati ketika berada dalam Kibo.Apabila kita tidak bisa menggapai pegangan tangan,kita tidak bisa bergerak ke mana pun selama beberapa saat,”ujar Kelly. Dalam ruang-ruang bebas gravitasi, tubuh astronot memang mengapung di udara. Mereka selama ini hanya mengandalkan gagang pegangan tangan di dinding pesawat atau wahana antariksa untuk bergerak.

“Ketika masih kecil, saya suka berkhayal bisa terbang seperti Superman.Namun,di angkasa luar segalanya sangat mudah lepas kendali. Kita akan terluka jika tidak hatihati,” tandas Kelly. Kibo merupakan cerminan ambisi besar Jepang untuk mengejar ketertinggalan teknologi antariksa dari AS, Eropa, dan Rusia.

Pemerintah Jepang menghabiskan biaya USD1 miliar (sekitar Rp9,3 triliun) untuk membangun Kibo. Dengan biaya sebesar itu, Jepang berhasil menjadikan Kibo sebagai laboratorium antariksa terbesar.Sedemikian besar dimensi Kibo sehingga badan antariksa AS NASA harus menjalankan tiga misi penerbangan pesawat ulang-alik untuk mengantarkan Kibo ke ISS.

Kompartemen pertama Kibo dipasang di ISS pada Maret silam. Kompartemen berbentuk silinder itu adalah ruang gudang.Panjang kompartemen gudang itu mencapai 4,3 meter. Fungsinya adalah ruang untuk menyimpan peralatan dan perlengkapan para astronot yang melakukan penelitian di Kibo. Adapun kompartemen yang baru saja dipasang adalah ruang laboratorium. Ini adalah jantung Kibo. Sebab, di ruang itulah segala instrumen penelitian Kibo berada.

Ruang laboratorium itu memiliki panjang 11,2 meter. Kibo akan semakin besar ketika kompartemen ketiga dipasang pada tahun depan. Pada saat ini kompartemen ketiga Kibo masih berada di Bumi karena NASA tidak memiliki pesawat ulang-alik yang siap mengantarkan kompartemen ketiga ke angkasa luar. Jepang akan memanfaatkan Kibo untuk melakukan penelitian ilmiah dan artistik.

Jepang membangun Kibo dengan dimensi sangat besar karena Jepang bernafsu mengirim sebanyak mungkin ilmuwan ke angkasa luar. Laboratorium angkasa luar terbesar kedua dunia setelah Kibo adalah Columbus, yang memiliki bentuk silinder dengan panjang 6,87 meter. Columbus disatukan dengan ISS pada Februari silam.

Para astronot memindahkan dan memasang kompartemen laboratorium Kibo dari ruang kargo Discovery dengan memanfaatkan lengan robotik raksasa Dextre (atau Canadarm 2), yang dibangun badan antariksa Kanada CSA. Dextre dipasang di ISS pada Maret silam.Dengan kehadiran Dextre,para astronot diharapkan tidak lagi harus melakukan space walk (keluar dari pesawat ulang-alik dan melayang di angkasa luar).

Namun, Dextre rupanya belum efektif. Sebab, para astronot tetap harus melakukan space walk untuk memandu navigasi Dextre ketika memasang laboratorium Kibo. Pemasangan laboratorium Kibo menuntut space walk selama lebih dari tujuh jam.

Dalam misi space walk itu, astronot Mike Fossum dan Ron Garan memasang kamera pada sisi depan dan belakang Kibo serta melepas bungkus penahan panas Kibo. Space walk sesungguhnya sangat dihindari karena membahayakan astronot. [Koran Sindo]

Tentang Ikhwanul Muslimin

Filed under: Info
Ikhwanul Muslimin, Kekuatan Islam di Mesir

Membahas peta kekuatan politik Islam di Mesir tidak bisa lepas dari membincangkan gerakan Persaudaraan Islam atau Ikhwanul Muslimin (IM) yang didirikan oleh Asy-Syahid Hasan Albana hampir tujuh dekade lalu. Bahkan banyak gerakan Islam dunia, di Asia, Australia, Eropa, maupun Amerika, terinspirasi dari gerakan al-Ikhwan ini.

Tidak aneh jika kekuatan politik Barat yang sekuler melihat IM sebagai salah satu ganjalan terberatnya dan lewat berbagai konspirasi di medan nyata maupun media, mereka banyak melontarkan fitnah keji bahwa IM berada di balik semua aksi teror hingga kini.

Kemunculan gerakan IM tidak bisa lepas dari perjalanan dakwah Islam di dunia Arab itu sendiri, bukan hanya di Mesir. Ada rentang yang teramat jauh hingga menunjuk sekitar abad ke 700 Masehi atau tepatnya tahun 661 M di mana saat itu Muawiyah bin Abi Sufyan menjadi khalifah pertama dalam apa yang sekarang kita kenal sebagai masa Dinasti Muawiyah.

Dunia Islam menyikapi naiknya Muawiyah sebagai khalifah dengan dua wajah yang saling bertentangan secara diametral: ada kelompok yang menolaknya dan ada pula yang menerima bulat-bulat.

Kelompok yang menolak kekhalifahan Muawiyah menganggap penguasa ini mendapat kekuasaan secara tidak sah. Walau demikian, kelompok yang anti ini juga terbagi dua yaitu mereka yang menolak dengan tegas dan telah menyusun perencanaan matang untuk meluruskan jalan kekhalifahan Islam, dan ada pula yang juga menolak namun mereka lebih memilih jalan aman yaitu melarikan diri kepada Islam ritual guna menghindari bentrokkan dengan penguasa. Yang terakhir ini antara lain diwakili oleh kalangan sufi atau tarekat-tarekat.

Kelompok kedua adalah mereka yang bisa menerima kekuasaan Muamiyah secara bulat. Kelompok yang beraliran politik ”Daripada-Mendingan” alias pragmatis ini beranggapan bahwa biapun Muawiyah jauh dari citra Islam politik yang sesungguhnya, tapi minimal Muawiyah bagaimana pun telah mempersatukan umat Islam di bawah sebuah negara yang berdaulat.

Kelompok yang terakhir ini juga melihat bahwa Muawiyah masih bisa dianggap sebagai cermin dari kekhalifahan Islam antara lain dia tidak melarang umat untuk meyakini rukun iman dan menjalankan rukun Islam yang lima. Hal ini melahirkan golongan umat Islam yang lebih khusyuk dengan hal-hal yang bersifat pribadi atau ubudiyah dan saat ini dikenal sebagai kelompok Islam tradisonal.

Kelompok pertama yang secara tegas ingin menjalankan syariat Islam secara kaffah, walau hal itu harus berhadapan dengan penguasa, secara terencana menyusun langkah demi langkah—marhalah dakwah—agar suatu saat nanti bisa membentuk sebuah pemerintahan yang lebih Islami. Cita-cita yang sedemikian jelas ini membuat banyak penguasa geram dan melakukan penumpasan terhadap tokoh-tokohnya.

Kelompok inilah yang menjadi cikal bakal gerakan Islam modern seperti halnya gerakan al-Ikhwan yang bermula di Mesir.

Kiprah Al-Ikhwan

Gerakan al-Ikhwan didirikan di kota kecil di pinggir terusan Suez bernama Ismailiyah, Mesir, oleh seorang guru yang menjalani kehidupannya dengan penuh kesederhanaan bernama Hasan al-Banna, bulan Maret 1928. Saat Albana mendirikan Ikhwan, sebenarnya dia baru lulus dari Darul Ulum, sebuah lembaga pendidikan guru di Kairo. Setelah lulus, Albana oleh pemerintah Mesir ditempatkan di Ismailiyah guna mengajar di sebuah sekolah lanjutan pertama.

Sebagai seorang ’kutu buku’ dan gemar mengamati perkembangan sejarah dan politik di Mesir dan juga Dunia Islam keseluruhan, Albana meyakini jika Islam-lah satu-satunya solusi bagi kemerdekaan sejati seorang manusia dan juga bangsa. Setiap hari Albana membincangkan hal ini, menularkan semangat keIslamannya kepada semua yang diajaknya bicara. Di kelas, Albana bukan sekadar seorang guru yang secara formal mengajarkan materi pelajaran secara kaku, namun dia dengan penuh kecintaan dan juga semangat berusaha dengan sekuat tenaga menanamkan kepada anak didiknya pemahanan yang lurus tentang Islam, yang berawal dari pemahaman yang benar tentang syahadatain.

Setelah mengajar, Albana sering berkunjung ke kedai-kedai kopi yang memang banyak bertebaran di Ismailiyah dan menjadi tempat berkumpulnya warga kota. Di tempat yang strategis ini, dirinya berdialog dengan siapa saja yang dijumpainya dan menyampaikan segala apa yang menjadi cita-citanya. Saat adzan bergema, Albana selalu berangkat ke masjid terdekat dan mendirikan solat bersama warga lainnya. Dakwahnya di kedai-kedai kopi ini sering dilakukan sampai malam hari sehingga lama-kelamaan banyak warga Ismailiyah yang mengenal Albana sebagai seorang yang pintar, berkepribadian hangat, murah senyum, dan shalih. Banyak warga kota yang menjadikan Albana sebagai tempat mencari nasehat atau solusi bagi permasalahan yang tengah dihadapinya.

Dakwah yang dilakukan Albana tidak hanya dilakukan di Ismailiyah, namun juga di kota-koa lainnya di seluruh negeri. Ini dilakukannya di saat liburan panjang di setiap musim panas. Albana selalu bepergian ke berbagai wilayah, kota maupun desa, dan menyampaikan dakwahnya. Walau telah dikenal sebagai seorang tokoh, namun kesederhanaan seorang Albana tidaklah luntur. Ketika bepergian ke luar daerah, Albana masih saja suka menumpang kendaraan umum.

Pernah satu ketika ada seorang ikhwah yang menjumpai Albana tengah naik kereta api kelas rakyat. Albana ditanya mengapa masih saja bepergian naik kereta rakyat. Dengan senyum yang begitu tulus, Albana menjawab bahwa dirinya naik kereta ini karena tidak ada lagi jenis kereta yang lebih sederhana dan murah. Jika saja ada kereta yang lebih murah, maka dirinya akan memilih menumpang kendaraan tersebut. Mendengar jawaban yang keluar dari hati yang penuh keikhlasan, sang ikhwah pun begitu terharu. Hal ini menjadikannya lebih bersemangat untuk tetap berjuang di jalan dakwah ini. Mungkin lain halnya jika sang Mursyid Aam ini menumpang sebuah mobil mewah atau kereta api kelas VIP.

***

Sosok Albana yang cerdas, ikhlas, namun tetap memilih jalan perjuangan dengan kesederhanaannya, hal ini banyak menarik hati rakyat Mesir. Siapa pun yang diajaknya bicara selalu terkenang dengan kebersihan hati beliau yang memancar dari kedua matanya yang jernih dan senyumnya yang tulus. Albana selalu mengajak orang-orang yang ditemuinya untuk kembali ke jalan Islam yang lurus, untuk kembali ke jalan dakwah Rasulullah SAW yang hanya menggantungkan hidup dan kehidupan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Dakwah Ikhwan pun berkembang luas dan merekrut banyak kader di berbagai kota di Mesir.

Di tahun 1933, kantor Ikhwanul Muslimin dipindahkan dari Ismailiyah ke Kairo. Penekanan dakwah yang dilakukan Ikhwan adalah memakmurkan masjid-masjid, menghidupkan pembinaan (usrah) dalam arti sebenarnya dan hanya untuk menegakkan Islam dalam dada para anggotanya, mendirikan lembaga-lembaga pendidikan, perpustakaan-perpustakaan, dan pusat-pusat kegiatan sosial di Mesir.

Model dakwah Islam yang dilakukan Ikhwan ini selalu membantu dan meringankan kehidupan rakyat Mesir yang saat itu masih banyak yang kesusahan dalam arti sebenarnya. Selain menanamkan ruhiyah umat dengan tauhid yang benar, wala wal baro’ yang lurus, Ikhwan lewat Albana juga merintis usaha perekonomian kerakyatan yang banyak membantu kesulitan hidup rakyat Mesir kebanyakan. Inilah kiprah Albana yang mampu membuat gebrakan baru yang belum pernah dilakukan oleh para ulama besar di Al-Azhar saat itu.

Pada masa itu, banyak orang Mesir di Kairo yang alergi dengan nilai-nilai Islam. Barat dengan segala hal yang sesungguhnya merusak dianggap sebagai peradaban yang jauh lebih maju ketimbang Islam. Islam dipinggirkan dan dianggap sebagai agama yang jumud. Albana dengan Ikhwannya meluruskan anggapan yang keliru ini dengan tulus dan cinta. Umat tidak dicekoki dengan materi-materi tarbiyah yang nyeleneh, yang haq dinyatakan haq sedangkan yang bathil dikatakan bathil, jadi tidak pernah Ikhwan dan Albana “mengusap-usap” sesuatu yang makruh menjadi al-haq. Ketegasan Ikhwan seperti inilah yang membuatnya beda dan menarik hati ratusan ribu hingga jutaan umat Islam yang ada.

Garam Bukan Lipstik

Orientasi gerakan Ikhwan di Mesir ingin mengubah rakyat Mesir yang tadinya alergi terhadap Islam dan menderita minderwaardigheit-complex, perasaan minder karena beragama Islam, menjadi umat yang bangga dengan Islam. Strategi awal adalah memberi kejernihan dalam makna syahadat yang merupakan gerbang utama dalam berIslam. “Tiada Tuhan selain Allah SWT, dan Muhammad adalah Rasulullah SAW!” Inilah Islam yang sejati. Jadi tiada tuhan-tuhan yang lain selain Allah SWT.

Cita-cita besar gerakan Ikhwan di Mesir adalah mengubah masyarakat Mesir secara menyeluruh kepada masyarakat yang semata berlandaskan Syariah Islam. Dengan tegas Ikhwan selalu mengatakan memperjuangkan Syariah Islam dan tidak pernah malu-malu atau ragu untuk mengatakan hal itu.

Dalam waktu singkat, gerakan Ikhwan pun mendapat kader yang cukup banyak. Sehingga pada tahun 1936 mendapat perhatian khusus dari penguasa Mesir ketika itu. Seperti halnya Rasulullah SAW yang dalam mendakwahkan Islam banyak mengirim surat kepada raja-raja di Jazirah Arab untuk menerima Islam secara utuh dan membuang tradisi-tradisi yang tidak baik, Hasan Albana pun tanpa ragu dan tetap dengan santun namun tegas mengirimkan berbagai surat seruan kepada Raja Faruk dan para menterinya untuk sadar dan mau membuang undang-undang Barat yang sekuler dan menggantinya dengan Undang-Undang Islam, yakni kitab suci Al-Qur’an dan Al-Hadts.

Bukan itu saja, Albana juga menyerukan agar para pemimpin dan pejabat Mesir bisa mencontohkan hidup yang baik kepada rakyatnya seperti tidak hidup bermewah-mewahan (apalagi atas fasilitas negara yang sebenarnya merupakan uang rakyat) di tengah lautan kemiskinan dan kesulitan hidup rakyatnya, mengharamkan pergaulan bebas, mengharamkan berjudi dalam segala bentuknya, menghentikan segala acara yang dianggap mubazir dan foya-foya seperti yang ditampilkan di berbagai klub malam dan panggung hiburan, dan menegakkan sholat (jadi bukan hanya mengerjakan sholat).

Selain itu, dalam suratnya, Albana juga menyerukan agar para pejabat negara mulai membiasakan berbahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an menggantikan bahasa Ingris dan Perancis yang saat itu biasa dilakukan para pejabat dalam acara-acara kenegaraan, menyekolahkan anak-anaknya di sekolah-sekolah Islam dan tidak memasukkan anak-anak Mesir ke sekolah-sekolah Barat yang secara akidah akan bisa sangat merusak.

Saat itu, surat seruan ini sangat menggemparkan Mesir. Banyak pejabat Mesir yang tidak suka karena mereka telah terbiasa hidup mewah dari fasilitas negara, namun rakyat kebanyakan sangat mendukung karena menganggap tugas asasi para pejabat negara dan alat-alat negara lainnya adalah melayani umat, bukan umat yang harus jadi pelayan atau bahkan sapi perah bagi para pejabat tersebut. Politik sesungguhnya adalah cara untuk mengIslamkan negara, bukan sebaliknya, Islam dijadikan sekadar alat politik untuk mencapai tujuan-tujuan duniawi yang sangat murah dan absurd.

***

Salah satu sentral perhatian Ikhwan di Mesir adalah pembinaan terhadap generasi muda. Hassan Al-Banna amat menekankan pentingnya sektor ini. Kepada penguasa, tanpa lelah Hassan Al-Banna menyerukan agar kurikulum di sekolah-sekolah Mesir direkonstruksi kembali, terutama dalam materi keagamaan, moral, dan juga sejarah Dunia Islam. Albana juga menegaskan jika mteri pengajaran di sekolah-sekolah haruslah dibersihkan dari paham materialistik.

Walau Presiden Mesir yang berkuasa saat itu adalah Jenderal Gamal Abdul Nasser, yang dikatakan pernah mengenyam tarbiyah Al-Ikhwan, namun setelah peristiwa percobaan pembunuhan terhadapnya yang terjadi pada Desember 1954 menyebabkan penguasa Mesir menuding Al-Ikhwan di balik upaya jahat ini. Ikhwan tenu saja berkali-kali menolak fitnah keji tersebut. Akibatnya ribuan anggota Ikhwan ditangkap dan dijebloskan ke dalam dipenjara lengkap dengan aneka siksaannya yang berat. Enam aktivis Ikhwan digantung.

Fitnah besar terhadap Ikhwan terus berlangsung sampai pada tahun 1960-an. Presiden Nasser bahkan membentuk satu komite Khusus untuk membubarkan Ikhwan dari Mesir. Penangkapan dan penggantungan aktivis Ikhwan tetap berlanjut. Hassan Al-Banna menemui syahid dalam suatu rekayasa pembunuhan oleh musuh-musuh Allah. Pada 29 Agustus 1966 tiga orang tokoh Ikhwan dihukum mati, antara lain Sayyid Quthb.

Tarbiyah di dalam kelompok Ikhwan mewajibkan binaannya menghafap Qur’an secara kontinyu, mempelajari dan juga menghafal hadits-hadits shahih. Jika binaannya demikian, apatah lagi para murabbinya. Selain teori, para Ikhwan juga membumikan ilmu yang diperoleh dengan aktivitas yang nyata seperti sungguh-sunguh menjalankan ukhuwah Islamiyah, memberikan bantuan sosial, membuka sekolah-sekolah dan klinik kesehatan yang murah dan terjangkau oleh rakyat Mesir yang masih banyak yang miskin, dan sebagainya.

Para tokoh Ikhwan bersungguh-sungguh menerapkan Islam di dalam kehidupan kesehariannya. Mereka berupaya dengan keras agar bisa meneladani kehidupan Rasululah SAW yang penuh dengan kesederhanaan, lembut terhadap sesama, dan keras terhadap siapa pun yang henak merusak agama Allah ini.

Mereka hanya mau hidup dalam keberkahan yang berasal dari sesuatu yang jelas-jelas halal dan menjauhkan segala hal yang syubhat, dan sama sekali tidak berkompromi dengan yang haram. Dakwah Islam tidak bisa dibangun dengan sesuatu yang syubhat, apalagi yang jelas-jelas haram. Yang bersih tentu tidak bisa dibangun dengan bahan-bahan yang kotor.

Hasan Albana telah menegaksan jika dakwah Ikhwan ini wajib mendapat dukungan yang kuat dari masyarakat. Sebab itu, seluruh aktivis Ikhwan, baik yang berada di lapisan atas maupun bawah, diwajibkan hidup bermasyarakat dan menjadi cahaya di tempat tinggalnya masing-masing.

Saah satu ciri paling menonjol dalam Harakah Ikhwan adalah penekanannya pada jihad. Jihad di sini bukan hanya sebatas jihad melawan hawa nafsu, tetapi jihad qital. Sebab itu secara terprogram, para aktivis—baik yang berada di lapisan atas, maupun bawah—sering mengadakan perkemahan dan latihan fisik. Jadi, latihan fisik tidak hanya menjadi kewajiban para binaan, tetapi juga diikuti oleh lapisan atas, para ustad dan qiyadahnya. Ini disebabkan kedudukan jihad yang sangat mulia di dalam Islam, sehingga para ustadz dan qiyadah yang sudah berumur pun dengan semangat tetap mengikuti pelatihan fisik seperti halnya yang masih muda-muda.

Hasan Al-Banna berkata kepada seluruh negeri-negeri Islam, "Kami mengajak kalian pada Islam, ajaran Islam, undang-undang Islam dan petunjuk Islam dengan jelas dan terang. Kalau ini kalian anggap politik, maka inilah politik yang kami perjuangkan yaitu politik Islam."

Di masa kekuasaan Raja Faruk, Albana melihat tiada satu pun partai politik yang benar-benar ingin melaksanakan dan menerapkan undang-undang Islam secara kafah dan syumuliyah. Sebab itu, Albana mendesak penguasa agar membubarkan semua partai politik yang ada karena dianggap tidak ada manfaatnya bagi tegaknya syariat Islam di Mesir. Dakwah Ikhwan ini sungguh-sungguh tegas dan jelas dalam menyeru semua pihak kepada Islam. Islam adalah Islam dan Thagut adalah Thagut. Jelas perbedaannya. Thagut wajib ditumbangkan dan tidak sekali pun Ikhwan di Mesir menyebutkan Thagut sebagai final atau sesuatu yang tidak bisa lagi diubah, atau malu-malu menyatakan diri sebagai pihak yang akan menjalankan syariat Islam dalam kehidupan bernegara dan berbangsa.

Selain jihad fisik dan fikrah, Ikhwan juga memberi perhatian lebih kepada dakwah lewat media massa. Ikhwan di Mesir menerbutkan media massa dalam berbagai bentuk, dari yang harian hingga bulanan. Seluruh penerbitan Ikhwan ini sangat digemari rakyat Mesir karena sikapnya yang jelas terhadap Islam sebagai al-haq.

Dakwah Ihkwan di Mesir meluas hingga ke berbagai negara dan benua. Dengan tegas Albana berkata: “Kita tidak akan berdiam diri dan merasa senang atau berhenti selagi Qur’an belum benar-benar menjadi perlembagaan negara. Kita akan hidup untuk mencapai tujuan ini atau mati karenanya" Al-Qur’an adalah undang-undang dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam hal bernegara. Tidak pernah sekali pun prinsip-prinsip Islam dikorbankan demi menggapai suatu hal yang bersifat duniawi. Entah di sini. (Eramuslim.com)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer