Pusat Informasi Agusto

19 June , 2008

Yahoo Menjangkau 600 Juta Pengguna Ponsel

Filed under: Internet, Ponsel
Raksasa internet Yahoo Inc semakin agresif mengeksplorasi peluang pertumbuhan di segmen internet seluler.

Yahoo menyatakan pada saat ini layanan internet Yahoo sudah siap digunakan oleh 600 juta pengguna ponsel di dunia. "Kini kami mampu menjangkau 600 juta pengguna ponsel. Ini adalah pasar periklanan seluler yang menarik. Kami tentu gembira mampu meraih pangsa terbesar pasar iklan seluler," ujar Managing Director & Vice President Yahoo Connected Life Asia Pasifik David Ko, dalam laporan Reuters.

Yahoo memperkirakan, pendapatan iklan seluler global akan meningkat menjadi USD16,2 miliar (sekitar Rp150,6 triliun) pada 2011, dari USD1,5 miliar (sekitar Rp13,9 triliun) pada 2006. Yahoo mencari peluang pertumbuhan di internet seluler karena di internet tradisional (internet untuk komputer) Yahoo sudah kalah dari Google Inc dan Microsoft Corp.

Yahoo menjalin kerja sama dengan para operator seluler untuk mendorong para pengguna ponsel memanfaatkan layanan Yahoo pada ponsel mereka. Di Indonesia, Yahoo bekerja sama dengan PT Excelcomindo Pratama Tbk, PT Indosat Tbk, PT Telekomunikasi Selular, dan PT Hutchison CP Telecom.

Dengan sejumlah kerja sama itu, Yahoo mampu meningkatkan kelengkapan unsur lokal layanan Yahoo. Untuk mendorong para pengguna ponsel di Indonesia menggunakan layanan Yahoo, Yahoo bahkan merancang khusus layanan internet seluler andalannya, yaitu Yahoo Go. Solusi Yahoo Go terbaru, yaitu Yahoo Go 3.0 kini sudah tersedia dalam edisi bahasa Indonesia.

Yahoo Go adalah solusi yang ditujukan untuk memungkinkan para pengguna ponsel menikmati layanan internet dengan kenyamanan setara ketika pengguna mengakses internet dengan komputer. Dengan Yahoo Go, pengguna ponsel dapat mengakses e-mail, foto, berita, prakiraan cuaca, sekaligus melakukan pencarian jawaban di internet.

Untuk memanfaatkan Yahoo Go, pengguna ponsel harus lebih dulu men-download aplikasi dari situs Yahoo dan menginstal aplikasi tersebut pada ponsel. Alamat download Yahoo Go adalah get.go.yahoo.com. Pada situs tersebut, pengguna harus masukkan nomor ponsel dan klik tombol "Send a link to my phone".

Selanjutnya, Yahoo mengirimkan SMS ke nomor yang dimasukkan itu. SMS itu berisi alamat download Yahoo Go. Pengguna harus membuka boweserpada ponsel dan membuka alamat yang dituju. Selanjutnya, pengguna tinggal men-downloadaplikasi Yahoo Go dan instalasi dapat berjalan otomatis. [Okezone]

Tentang Akhir Kehidupan Ghulam Ahmad

Filed under: Info
Akhir Kehidupan yang Menghinakan

Oleh Al-Ustadz Qomar ZA

Ajaran Ahmadiyah banyak mendapat penentangan dari para ulama di India. Di antara ulama yang terdepan menentangnya adalah Asy-Syaikh Tsana`ullah Al-Amru Tasri. Karena geram, Ghulam Ahmad akhirnya mengeluarkan pernyataan pada tanggal 15 April 1907 yang ditujukan kepada Asy-Syaikh Tsana`ullah.

Di antara bunyinya:

“…Engkau selalu menyebutku di majalahmu (‘Ahlu Hadits’) ini sebagai orang terlaknat, pendusta, pembohong, perusak… Maka aku banyak tersakiti olehmu… Maka aku berdoa, jika aku memang pendusta dan pembohong sebagaimana engkau sebutkan tentang aku di majalahmu, maka aku akan binasa di masa hidupmu. Karena aku tahu bahwa umur pendusta dan perusak itu tidak akan panjang… Tapi bila aku bukan pendusta dan pembohong bahkan aku mendapat kemuliaan dalam bentuk bercakap dengan Allah, serta aku adalah Al-Masih yang dijanjikan maka aku berdoa agar kamu tidak selamat dari akibat orang-orang pendusta sesuai dengan sunnatullah.
Aku umumkan bahwa jika engkau tidak mati semasa aku hidup dengan hukuman Allah yang tidak terjadi kecuali benar-benar dari Allah seperti mati dengan sakit tha’un, atau kolera berarti AKU BUKAN RASUL DARI ALLAH…
Aku berdoa kepada Allah, wahai penolongku Yang Maha Melihat, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Berilmu, Yang mengetahui rahasia qalbu, bila aku ini adalah pendusta dan perusak dalam pandangan-Mu dan aku berdusta atas diri-Mu malam dan siang hari, ya Allah, maka matikan aku di masa hidup Ustadz Tsana`ullah. Bahagiakan jamaahnya dengan kematianku –Amin–.
Wahai Allah, jika aku benar dan Tsana`ullah di atas kesalahan serta berdusta dalam tuduhannya terhadapku, maka matikan dia di masa hidupku dengan penyakit-penyakit yang membinasakan seperti tha’un dan kolera atau penyakit-penyakit selainnya….
Akhirnya, aku berharap dari Ustadz Tsana`ullah untuk menyebarkan pernyataan ini di majalahnya. Kemudian berilah catatan kaki sekehendaknya. Keputusannya sekarang di tangan Allah.
Penulis, hamba Allah Ash-Shamad, Ghulam Ahmad, Al-Masih Al-Mau’ud. Semoga Allah memberinya afiat dan bantuan. (Tabligh Risalat juz 10 hal. 120)

Apa yang terjadi? Setelah berlalu 13 bulan 10 hari dari waktu itu, justru Ghulam Ahmad yang diserang ajal. Doanya menimpa dirinya sendiri.

Putranya Basyir Ahmad menceritakan: Ibuku mengabarkan kepadaku bahwa Hadrat (Ghulam Ahmad) butuh ke WC langsung setelah makan, lalu tidur sejenak. Setelah itu butuh ke WC lagi. Maka dia pergi ke sana 2 atau 3 kali tanpa memberitahu aku. Kemudian dia bangunkan aku, maka aku melihatnya lemah sekali dan tidak mampu untuk pergi ke ranjangnya. Oleh karenanya, dia duduk di tempat tidurku. Mulailah aku mengusapnya dan memijatnya. Tak lama kemudian, ia butuh ke WC lagi. Tetapi sekarang ia tidak dapat pergi ke WC, karena itu dia buang hajat di sisi tempat tidur dan ia berbaring sejenak setelah buang hajat. Kelemahan sudah mencapai puncaknya, tapi masih saja hendak buang air besar. Diapun buang hajatnya, lalu dia muntah. Setelah muntah, dia terlentang di atas punggungnya, dan kepalanya menimpa kayu dipan, maka berubahlah keadaannya.” (Siratul Mahdi hal. 109 karya Basyir Ahmad)

Mertuanya juga menerangkan: “Malam ketika sakitnya Hadhrat (Ghulam Ahmad), aku tidur di kamarku. Ketika sakitnya semakin parah, mereka membangunkan aku dan aku melihat rasa sakit yang dia derita. Dia katakan kepadaku, ‘Aku terkena kolera.’ Kemudian tidak bicara lagi setelah itu dengan kata yang jelas, sampai mati pada hari berikutnya setelah jam 10 pagi.” (Hayat Nashir Rahim Ghulam Al-Qadiyani hal. 14)

Pada akhirnya dia mati tanggal 26 Mei 1908.
Sementara Asy-Syaikh Tsana`ullah tetap hidup setelah kematiannya selama hampir 40 tahun. Demikianlah Allah Subhanahu wa Ta’ala singkap tabir kepalsuannya dengan akhir kehidupan yang menghinakan, sebagaimana dia sendiri memohonkannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kini siapa yang sadar dan bertobat setelah tersingkap kedustaannya?

Wallahu a’lam bish-shawab

(www.asysyariah.com/print.php?id_online=679)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer