Pusat Informasi Agusto

30 July , 2008

Muhammadiyah: Awal Puasa 1 September

Filed under: Info, Islam
Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1429 H (awal puasa) jatuh pada Senin, 1 September 2008.

Sementara Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1429 H akan jatuh pada Rabu,1 Oktober 2008. ”Ini sesuai hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani Majelis Tajih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam keterangan tertulis yang diterima SINDO tadi malam.

Berkaitan dengan datangnya bulan suci Ramadan,Din mengajak kaum muslimin untuk melaksanakan ibadah puasa (shaum) Ramadan. Selain itu, melaksanakan rangkaian ibadah-ibadah yang diturunkan Nabi Muhammad SAW dengan ikhlas, khusyuk, istiqamah, dan kesungguhan semata-mata untuk meraih rida dan karunia Allah SWT.

Kepada semua pihak, terutama industri hiburan, baik media maupun pranata publik lainnya, Din meminta agar menjunjung tinggi nilainilai moral dan kebaikan. Muhammadiyah juga meminta agar komoditi pornografi dan pornoaksi tidak dijual karena bisa merusak akhlak dan tatanan bangsa.

”Untuk tokoh masyarakat, politisi, pejabat publik, pengusaha, dan semua elemen pemerintahan dan masyarakat, marilah kita jauhi korupsi,kebohongan publik, menindas dan merugikan sesama, juga tindakan-tindakan menyimpang lainnya,”tuturnya. Dirjen Bimas Islam Departemen Agama Nasaruddin Umar mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat isbat untuk menentukan hari pertama puasa.

”Kita akan segera melakukannya,”ujar Nasaruddin saat dihubungi SINDO tadi malam. Nasaruddin mengatakan, surat undangan isbat sudah akan diedarkan. Namun, dia mengaku tidak hafal kapan pertemuan akan dilakukan. Yang jelas, dia memastikan sebelum 1 September. (rendra hanggara/ dian widiyanarko) [Koran Sindo]

29 July , 2008

52 Anggota DPR Terlibat

Filed under: Info
KOMPAS/DANU KUSWORO

Gedung DPR


JAKARTA, KOMPAS - Semua anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat periode 1999-2004, yang berjumlah 52 orang, disebut menerima dana dari Bank Indonesia dengan total nilai Rp 21,6 miliar. Pembagian dana berdasarkan fraksi diberikan secara tunai tanpa tanda terima, dan tidak ada pertanggungjawaban.

Jumlah terbesar diterima Ketua Komisi IX saat itu Paskah Suzetta sebesar Rp 1 miliar, disusul Rp 500 juta yang diterima Hamka Yandhu dan Danial Tanjung, dan Rp 400 juta diterima Amru Al Mu’tashim. Anggota Komisi IX lainnya menerima sekitar Rp 250 juta-Rp 300 juta. Dana yang diterima Antony Zeidra Abidin, tersangka kasus aliran dana BI kepada anggota DPR, tak diketahui.

Kucuran dana BI pada anggota Komisi IX DPR ini diungkapkan Hamka Yandhu YR, mantan Ketua Subkomisi Keuangan di Komisi IX DPR, saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi penggunaan dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) dan BI, dengan terdakwa mantan Direktur Hukum BI Oey Hoey Tiong dan mantan Kepala Biro BI Rusli Simandjuntak di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (28/7).

Selain Hamka, sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Moefri itu juga mendengarkan keterangan dua mantan anggota Komisi IX DPR, Amru Al Mu’tashim dan Aly As’ad, serta mantan Direktur BI Paul Sutopo.

Hamka, yang tampil setelah Paul, pada awal memberikan keterangan dengan suara perlahan dan terbata-bata. Ia menyatakan pada 2003 Komisi IX DPR pernah menerima dana dari BI. Dana itu diserahkan Rusli Simanjuntak dan Asnar Ashari (pengurus YPPI) melalui Antony. Antony lalu meminta Hamka untuk menyalurkan dana itu.

Dana dari BI itu diberikan pada Komisi IX dalam empat tahap. Tahap I sebesar Rp Rp 2 miliar, tetapi yang diterima Hamka Rp 1,8 miliar. Tahap II sebesar Rp 5,5 miliar, yang diterima Hamka Rp 4,95 miliar. Tahap III sebesar Rp 10,5 miliar, yang diterima Hamka Rp 9,45 miliar. Tahap IV sebesar Rp 6 miliar, yang diterima Hamka Rp 5,4 miliar. Dana itu diserahkan secara tunai dalam koper, untuk dibagikan oleh Hamka pada anggota Komisi IX lainnya.

Ditanya hakim mengapa jumlahnya berkurang, kata Hamka, menurut informasi Antony dipotong 10 persen. ”Potongan 10 persen itu untuk siapa?” tanya hakim Moefri. Hamka menjawab, ”Ya mungkin untuk Asnar. Karena Antony bilang mereka potong 10 persen.”

Pada awalnya, Hamka mengaku pemberian dana itu dua kali diberikan Rusli dan Asnar di rumah Antony, dan dua kali diserahkan di hotel. Namun, ketika majelis hakim bertanya kembali, Hamka mengaku tak ingat. ”Yang saya ingat hanya dua kali di rumah Antony dan di hotel. Pertama lupa, yang kedua di rumah Antony, yang ketiga di hotel, yang keempat lupa saya, Pak,” katanya lagi. Ia mengakui, besaran bagian untuk anggota Komisi IX ditentukan Antony,

Hamka menyatakan, dari yang dia dengar dari Antony, dana itu dalam rangka diseminasi dan sosialisasi undang-undang BI dan dalam rangka Pemilu.

Dalam persidangan, Hamka juga menegaskan, 52 anggota Komisi IX DPR yang berasal dari sembilan fraksi menerima dana dari BI seluruhnya. Nama penerima dana itu dibacakan majelis hakim satu persatu sesuai fraksi masing-masing, yang kemudian dibenarkan Hamka.

Nama Paskah disebutkan

Saat Hamka menyebutkan 12 nama dari Fraksi Partai Golkar, hakim sempat bertanya apakah ada lagi dari fraksinya yang menerima dana BI, selain yang disebutkan. Hamka menyebutkan nama Paskah Suzetta.

”Paskah Suzetta berapa ?” tanya hakim Moefri. ”Eh, lupa jumlahnya, Pak. Kurang lebih Rp 1 miliar,” jawab Hamka. ”Beliau menerima?” tanya Moefri lagi. Hamka menjawab, ”Ya.” Hakim Moefri bertanya kembali, ”Yang menyerahkan kepada Paskah Suzetta siapa?” Hamka menjawab, ”Saya sendiri.”

Hakim Moefri kembali bertanya berapa jumlahnya, dan dijawab Hamka, diberikan bertahap jumlahnya sekitar Rp 1 miliar.

Anggota majelis hakim I Made Hendra Kusuma bertanya, selain anggota Komisi IX dari sembilan fraksi apakah ada unsur pimpinan Komisi IX yang menerima dana itu. Hamka menyebutkan, selain Paskah Suzetta, ada juga Emir Moeis, Faisal Baasir, dan Ali Masykur Musa.

Adakah pertanggungjawaban terhadap dana itu? Hamka yang April 2008 lalu mengembalikan dana Rp 500 juta yang diterimanya hanya menjawab singkat. ”Mereka sudah terima, enggak perlu bikin laporannya, Pak.”

Hamka juga mengaku menyerahkan dana itu di ruang kerjanya pada jam istirahat. Masing-masing perwakilan fraksi diminta datang. Hamka menyatakan, ada anggota Komisi IX juga pernah ikut studi banding ke Amerika Serikat. Perjalanan itu dibiayai BI.

Amru dan Aly As’ad mengakui pernah menerima dana Rp 300 juta secara bertahap. Namun, dana itu dikembalikan, setelah penggunaan dana BI itu terungkap dan disidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Amru mengakui menerima dana melalui Hamka. Sebelum menerima dana itu, dia menerima SMS agar ke ruangan kerja Hamka. Kali pertama Hamka menyerahkan dana Rp 100 juta yang dimasukkan dalam amplop. Ia sempat bertanya uang apa itu, tetapi dijawab Hamka, ”Halal. Terima saja.” Sepuluh hari kemudian, ia masih menerima dua kali lagi sebesar Rp 200 juta.

Amru menyatakan, dia menyadari dana itu bukan uang resmi sehingga ketika dipanggil KPK ia mengembalikannya. ”Saya sudah tua. Daripada mengganjal saya kembalikan Rp 300 juta itu,” katanya lagi.

Aly juga mengakui tiga menerima uang dari Hamka, masing-masing Rp 100 juta. Seperti dikatakan Hamka, uang itu untuk kepentingan sosialisasi UU dan kampanye Pemilu 2004.

(http://ampi.wordpress.com/2008/07/29/52-anggota-dpr-terlibat/)

Ini Dia Wakil Rakyat Penerima Aliran Dana BI

KOMPAS/DANU KUSWORO

JAKARTA, SENIN-Berikut ini adalah nama-nama anggota Komisi IX (Komisi Perbankan dan Keuangan) DPR periode 1999-2004 yang menerima aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) seperti diungkap tersangka Hamka Yamdhu (anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (28/7).

Uang diserahkan di ruangan anggota DPR masing-masing, saat sedang ada rapat, istirahat, dan lain-lain. Terkadang, para anggota itu yang menemui Hamka Yamdhu di ruangannya. Namun, Hamka tidak tahu apakah uang itu terkait masalah BLBI atau UU.

Fraksi Golkar:

1. TM Nurlif Rp 250 juta
2. Baharudin Aritonang (sekarang anggota BPK) Rp250 juta,
3. Anthony Zeidra Abidin. Hamka tidak tahu besar uang yang diterima Anthony karena dia mengambil sendiri setelah uang diserahkan,
4. Ahmad Hafiz Zawawi Rp250 juta,
5. Asep Ruchimat Sudjana Rp250 juta,
6. Boby Suhardirman Rp250 juta, |
7. Azhar Muchlis Rp250 juta,
8. Abdulah Zaini (Sekarang wakil ketua BPK) Rp250 juta,
9. Martin Serandesi Rp250 juta,
10. Hamka Yamdhu Rp500 juta,
11. Hengky Baramuli Rp250 juta,
12. Reza Kamarulah Rp250 juta.
13. Paskah Suzeta kurang lebih Rp1 miliar yang menyerahkansaya sendiri secara bertahap. Saya serahkan empat kali.

Fraksi PDIP:

untuk 13 anggota Fraksi uang diserahkan empat tahap dengan total Rp 3,55 miliar.

1. Dodhie Makmun Murod (Rp 300 juta)
2. Max Moein
3. Poltak Sitorus,
4. Aberson Marle Sihaloho
5. Tjiandra Widjaja
6. Zulvan Lindan
7. Wiiliam Tutuarima
8. Sutanto Pranoto
9. Daniel Setiawan

Fraksi PPP:
1.Daniel Tandjung (Rp500 juta)
2.Sofyan Usman
3.Habil Marati.

Fraksi PKB:
1. Amru Al Mustaqim
2. Ali As’ad,
3. Aris Azhari Siagian
4. Am Muchtar Nurjaya
5. Amru Almutaqin

(masing-masing mendapat Rp250 juta)

Fraksi Reformasi:
Rizal Djalil (penerima dana dan masih ada empat anggota FRaksi Reformasi lainnya)

TNI Polri:
1.Mayjen D Yusuf

Fraksi KKI
1.Hamid Mappa
2.FX Soemitra

Fraksi PBB
1.MS Kaban (diserahkan langsung Hamka Yamdhu Rp300 juta)

Fraksi PDU

1.Abdullah Alwahdi Rp250 juta

(http://ampi.wordpress.com/2008/07/29/ini-dia-wakil-rakyat-penerima-aliran-dana-bi/)

23 July , 2008

Konspirasi Ancam NKRI

Filed under: Opini, Info
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuhu

Era reformasi ibarat era kebebasan. Saking bebasnya, asing pun dengan leluasa memaksakan atau mengarahkan para penguasa negeri ini. Seharusnya di era kebebasan, para penguasa negeri ini berani menolak intervensi asing apapun dalam berbagai bentuknya. Nyatanya, itu tidak terjadi. Pemerintah sepertinya kehilangan akal. Atau memang ini teknik pemerintah untuk mencari popularitas.

Kasus Munir bisa menjadi contoh bentuk intervensi asing tersebut. Pengusutan kasus ini seolah menunggu tekanan. Begitu ada tekanan, prosesnya jalan. Kalau tidak, proses istirahat dulu. Tekanan yang nyata adalah munculnya surat dari Amerika Serikat. Dengan surat itu, Tim Pencari Fakta (TPF) terbentuk. Lalu, Pollycarpus yang sudah sempat bebas dijatuhi hukuman lagi 20 tahun oleh Mahkamah Agung karena ada Peninjauan Kembali (PK) dari Kejaksaan Agung. Terakhir, mantan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) Muchdi Pr ditangkap Mabes Polri. Sejauh mana keterlibatan Muchdi, biarlah proses hukum berjalan.

Tidak dalam kasus Munir saja negeri ini dalam intervensi asing. Intervensi itu terlihat dalam kasus terorisme. Ketika tahanan teroris Singapura lepas dari penjara superketat di sana, eh tiba-tiba Singapura bilang Kastari lari ke Indonesia. Polisi pun ikut sibuk mencari buronan tersebut. Dan hampir pasti setiap orang yang tertangkap oleh Densus 88, selalu dikatakan sebagai anggota Jamaah Islamiyah. Padahal sebutan itu sendiri hingga kini tidak jelas bentuknya, benar ada atau tidak. Pemerintah sepertinya begitu percaya dengan pernyataan Sydney Jones, wanita intel Amerika yang bertahun-tahun bercokol Indonesia. Pers pun seolah tersihir dengan perkataan Jones dalam hal terorisme. Apa yang dikatakannya diblow up besar-besaran tanpa menunggu proses pengadilan misalnya. Pers sebagian telah menjadi panggung pengadilan, trial by the press.

Adanya intervensi ke negeri ini tak lepas dari agenda global. Indonesia menjadi sasaran Barat, khususnya Amerika Serikat dalam menyebarkan ideologinya. Asing berusaha membuat Indonesia kondusif bagi penjajahan model barunya yaitu penjajahan tanpa datang langsung ke negara sasaran. Proses tersebut baru bisa terjadi jika Indonesia disekulerkan dulu di segala bidang, baik ekonomi, politik, sampai sosial kebudayaan, termasuk agama. Cara-cara ini dilakukan oleh lembaga-lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan tokoh-tokoh yang telah terbeli oleh mereka. Antek-antek inilah yang bekerja secara sistematis dengan bantuan dana dari luar negeri. Mereka bekerja bukan untuk Indonesia, tapi untuk asing.

Secara umum, memang ada kelompok pengusaha dan para tokoh masyarakat yang tergabung dalam Trilateral Commission. Organisasi ini memperjuangkan terbentuknya New World Order (Tatanan Dunia Baru). Trilateral Commission ini  berusaha mengendalikan dunia.  Sepak terjangnya bersinergi dengan Freemansonry dan Illuminati. Di dalamnya duduk tokoh-tokoh yang selama ini mengobarkan perang ke Irak dan Afganistan serta membela mati-matian kaum Yahudi dan Israel.

Ujung dari semua itu adalah bagaimana menjadikan Indonesia ini lemah dan tidak berdaya, agar mereka bisa mengeruk sumber daya yang ada. Mereka tidak ingin negeri ini menjadi kekuatan besar, apalagi jika aturannya pun berubah dengan syariat Islam. Ini sungguh menakutkan mereka. Makanya mereka melancarkan serangan dengan kedok kemanusiaan, moralitas, kesamaan, dan isu-isu HAM lainnya.

Inilah yang harus dipahami umat Islam. Jangan sampai negeri ini dibiarkan terpuruk dan terjual hanya gara-gara urusan perut. Mari kita jaga dan kita kuatkan negeri ini dengan satu perekat yang kuat yakni aturan Ilahi. Insyallah, negeri yang disebut baldatun thoyyibatun wa rabbun ghaffur, akan terwujud.    

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuhu.
[www.suara-islam.com]

Tips Hindari Tabrakan Beruntun

Filed under: Info
Oleh Anton Suhartono

Penambahan populasi mobil tentu berpotensi meningkatkan kasus kecelakaan di jalan raya. Yang banyak terdengar akhir-akhir ini di Jakarta dan kota besar lainnya adalah kecelakaan beruntun melibatkan lebih dari 3 mobil. Bagaimana cara menghindarinya?

Instuktur Senior dari lembaga Indonesia Defensive Driving Center, Bintarto Agung berbagi tips bagaimana hendaknya pengemudi menjaga jarak dengan kendaraan di depan dan belakangnya.

Bintarto mengatakan, standar internasional yang berlaku saat ini, pengemudi harus menjaga jarak tidak boleh lebih dekat dari 3 detik dengan kendaraan di depannya. Untuk itu, pengemudi dapat menyesuaikan jarak dengan mematok mobil pada jarak 5 detik ke atas. Ini dikarenakan waktu tersebut merupakan tenggat refeleks yang masih mampu dilakukan manusia untuk merespon kejadian yang mendadak. Selain itu, perangkat safety kendaraan, baik rem atau lainnya, bekerja pada kisaran waktu tersebut. Sehingga potensi kecelakaan dapat dihindari.

Bintarto menyatakan, penggunaan ukuran waktu untuk mengantisipasi benturan sebagai standar internasional, lebih disebabkan bahwa sebenarnya manusia lebih mampu mengantisipasi secara waktu ketimbang jarak. Jika kecepatan berubah, maka pengemudi harus mencari jarak baru. Misalnya saat kendaraan melaju pada kecepatan 40 km/jam maka jarak amannya adalah 4 meter. Ini akan menjadi kesulitan tersendiri bagi pengemudi untuk merubah jarak.

Sebaliknya dengan penggunaan standar waktu, dengan kecepatan berapa pun pengendara yang berada di belakangnya dapat menyesuaikan. Sehingga jarak aman akan terbentuk dengan sendirinya.

Menyesuaikan jarak dengan hitungan waktu, bisa dilakukan melalui penanda pohon atau tiang listrik di pinggir jalan. Pengemudi dapat menyesuaikannya dengan menghitung waktu yang dibutuhkan untuk mencapai penanda tersebut.

Bintarto juga menandaskan, setiap pengemudi harus terhidar dari Agressive Driving, yaitu membawa kendaraan secara emosi sehingga pengemudi tak memikirkan pentingnya kecepatan dan jarak. Menurutnya, angka kemacetan di kota besar sangat berpotensi menimbulkan stres. Inilah yang kemudian dapat menjadikan gaya berkendara agresif yang rentan menimbulkaan kecelakaan. Jika tidak kecelakaan, Agressive Driving menjadikan konsumsi bahan bakar boros. Untuk itu, setiap pengemudi harus terbebas dari stres. [Okezone]

22 July , 2008

Adam As dan Masa Depan Keturunannya

Filed under: Islam

Oleh Ihsan Tandjung

Ketika Rasulullah Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam menempuh perjalan Isra Mi’raj untuk menerima langsung perintah sholat lima waktu dari Allah subhaanahu wa ta’aala beliau menyaksikan banyak kejadian luar biasa. Di antaranya tatkala beliau bersama Malaikat Jibril ’alahis salam tiba di langit pertama (langit dunia) beliau berjumpa dengan Abul-Basyar’alahis salam. (ayahnya ummat manusia), yaitu Nabiyullah Adam

فَلَمَّا فَتَحَ عَلَوْنَا السَّمَاءَ الدُّنْيَا فَإِذَا رَجُلٌ قَاعِدٌ عَلَى يَمِينِهِ أَسْوِدَةٌ وَعَلَى يَسَارِهِ أَسْوِدَةٌ إِذَا نَظَرَ قِبَلَ يَمِينِهِ ضَحِكَ وَإِذَا نَظَرَ قِبَلَ يَسَارِهِ بَكَى فَقَالَ مَرْحَبًا بِالنَّبِيِّ الصَّالِحِ وَالِابْنِ الصَّالِحِ قُلْتُ لِجِبْرِيلَ مَنْ هَذَا قَال هَذَا آدَمُ وَهَذِهِ الْأَسْوِدَةُ عَنْ يَمِينِهِ وَشِمَالِهِ نَسَمُ بَنِيهِ فَأَهْلُ الْيَمِينِ مِنْهُمْ أَهْلُ الْجَنَّةِ وَالْأَسْوِدَةُ الَّتِي عَنْ شِمَالِهِ أَهْلُ النَّارِ فَإِذَا نَظَرَ عَنْ يَمِينِهِ ضَحِكَ وَإِذَا نَظَرَ قِبَلَ شِمَالِهِ بَكَى

“Ketika dibuka, kamipun naik ke langit dunia. Ternyata di sana terdapat seorang laki-laki sedang duduk, di sebelah kiri dan kanannya ada kelompok orang dalam jumlah yang besar. Apabila dia melihat ke arah kanannya, maka ia tertawa; dan apabila melihat ke arah kirinya, dia menangis. Laki-laki itu berkata: ”Selamat datang hai Nabi yang sholeh dan anak yang sholeh.” Aku bertanya kepada Jibril: ”Siapakah ini?” Jibril berkata: ”Ini adalah Adam. Sedangkan kelompok yang ada di sebelah kanan dan kirinya adalah ruh anak keturunannnya. Kelompok yang ada di sebelah kanan adalah penghuni surga, sedangkan kelompok yang ada di sebelah kirinya adalah penghuni neraka. Apabila ia melihat ke arah kanannya ia tertawa, dan apabila melihat ke arah kirinya ia menangis.” (HR Bukhary 2/80)

Saat itu Nabi shollallahu ’alaih wa sallam disambut oleh Nabi Adam ’alahis salam dengan ucapan: ”Selamat datang hai Nabi yang sholeh dan anak yang sholeh.” Tampak sekali betapa gembira dan bangganya Nabi Adam ’alahis salam melihat keturunannya itu yang ditunjuk Allah ta’aala sebagai Penghulu para Nabi dan Rasul, yaitu Rasulullah Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam.

Saat itu Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam melihat Nabi Adam ’alahis salam sambil duduk tertawa saat memandang ke sekumpulan orang di arah sebelah kanannya, lalu menangis saat memandang ke sekumpulan orang di arah sebelah kirinya. Maka ketika Nabi shollallahu ’alaih wa sallam meminta penjelasan Malaikat Jibril ’alahis salam mengenai kejadian aneh tersebut, maka beliau mengatakan bahwa saat memandang ke kanan Nabi Adam ’alahis salam tertawa karena gembira melihat anak keturunannya yang berada di surga. Sedangkan saat beliau memandang ke kiri menangis karena sedih melihat anak keturunannya yang masuk neraka.

Menurut penulis kitab Fathul Baari, yaitu Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah bahwa boleh jadi yang diperlihatkan kepada Nabi Adam ’alahis salam adalah kumpulan ruh anak keturunannya sebelum ditiupkan ke dalam jasadnya masing-masing namun sudah ditetapkan terlebih dahulu oleh Allah ta’aala bakal menjadi penghuni surga atau penghuni neraka. Itulah yang disaksikan oleh Nabi Adam ’alahis salam sehingga ia tertawa dan menangis. Persisnya inilah yang ditulis oleh Imam Al-Asqalani rahimahullah: ”Ada pula kemungkinan bahwa ruh yang ditampakkan adalah ruh yang belum masuk ke dalam jasad, di mana ruh-ruh tersebut telah diciptakan sebelum adanya jasad dan tempatnya berada di arah kanan dan kiri Adam ’alahis salam. Lalu Adam ’alahis salam mengetahui akhir perjalanan ruh-ruh itu. Oleh sebab itu beliau merasa gembira bila melihat ke arah kanan dan bersedih jika melihat ke arah kiri. Dengan demikian yang dimaksud bukanlah ruh yang ada di dalam jasad atau ruh yang telah berpisah dengan raga dan kembali ke tempatnya, baik di surga ataupun neraka.”

Hadist di atas selaras dengan hadits lainnya di mana Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam menerangkan bahwa saat Allah ta’aala tetapkan taqdir pada janin dalam rahim ibunya maka salah satu perkara yang Allah ta’aala tetapkan berkenaan dengan apakah ujung akhir perjalanan calon anak manusia tersebut sengsara (masuk neraka) ataukah bahagia (masuk surga).

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوقُ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَبْعَثُ اللَّهُ إِلَيْهِ مَلَكًا بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ فَيُكْتَبُ عَمَلُهُ وَأَجَلُهُ وَرِزْقُهُ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ ثُمَّ يُنْفَخُ فِيهِ الرُّوحُ فَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُ الْجَنَّةَ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُ النَّارَ

Dari Abdullah radhiyallahu ’anhu, Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam menceritakan kepada kami: ”Sesungguhnya salah seorang di antara kamu dikumpulkan pada perut ibunya selama 40 hari, kemudian ia menjadi segumpal darah sama seperti itu (selama 40 hari), kemudian ia menjadi segumpal daging sama seperti itu (selama 40 hari), kemudian Allah ta’aala mengutus malaikat kepadanya dengan membawa empat kalimat: ditulis amalnya, ajalnya, rezekinya, apakah ia sengsara atau bahagia. Kemudian dihembuskan kepadanya ruh. Maka sesungguhnya seseorang melakukan amalan penghuni neraka hingga tidak ada antara dirinya dan neraka kecuali satu hasta namun tulisan telah mendahuluinya, maka ia melakukan amalan penghuni surga lalu masuk surga. Dan sesungguhnya seseorang melakukan amalan penghuni surga hingga tidak ada antara dirinya dan surga kecuali satu hasta namun tulisan telah mendahuluinya, maka ia melakukan amalan penghuni neraka lalu masuk neraka.” (HR Bukhary 11/113)[Eramuslim]

15 July , 2008

10 kiat mengapa Jepang Sukses

Filed under: Info
Oleh Romi Satria Wahono

1. KERJA KERAS
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras.
Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun,
sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika
(1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680
jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan
sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan
47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang
boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat
adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang,
dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang
tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.

2. MALU
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri
(bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi
ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran.
Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke
fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat
(mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal
menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak
SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek
atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang
memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi
di belakangnya dengan memotong jalur di
tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila
mereka melanggar peraturan ataupun norma
yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti
konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan.
Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat
terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket
pada sekitar jam 19:30.
Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa
supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya
pada waktu sekitar setengah jam sebelum
tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

4. LOYALITAS
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata
dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa,
sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah
pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai
pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan
hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian
mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core
business) perusahaan.

5. INOVASI
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam
meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang
diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan
Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony,
patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil
mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk
yang booming selama puluhan tahun adalah Akio

Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat
lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai
150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda
empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika.
Tapi ternyata Jepang
dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang
lebih cepat dan murah.

6. PANTANG MENYERAH
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan
pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang
menutup semua akses ke luar negeri,
Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang,
bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner.
Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang
menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi
dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia .
Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah
Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana
terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki ,
disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan
adanya gempa bumi besar di Tokyo . Ternyata Jepang tidak
habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun
industri otomotif dan
bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan
bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir
tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih
mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi
kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi
tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete
Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda
dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori
dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai
diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).
Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

7. BUDAYA BACA
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta
listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun
dewasa sedang membaca buku atau koran.
Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha
untuk membaca. Banyak
penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah
baik SD, SMP maupun SMA.
Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang
membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas
masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca
orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan
buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan
buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut
penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern.
Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam
beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.

8. KERJASAMA KELOMPOK
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu
bersifat individualistik.
Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok
tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus
dengan lab penelitiannya juga
seperti itu, mengerjakan
tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam
kelompok mungkin salah satu
kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor
Jepang akan kalah dengan satu
orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa
mengalahkan 10 orang
professor Jepang yang berkelompok” . Musyawarah mufakat atau sering disebut
dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam
“rin-gi”.

9. MANDIRI
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang
paling gede sempat
merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar
berisi pakaian ganti, bento
(bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar
minuman yang
menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa
perlengkapan sendiri, dan
bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk
bangku kuliah hampir
sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen
seangkatan saya dulu di Saitama
University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan
sehari-hari. Kalaupun
kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka
kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan
tradisi dan budayanya.
Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan
hidup sampai saat ini.
Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda
naik sepeda di Jepang
dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah
yang minta maaf duluan.
Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk
apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang
Jepang karena “hai” belum
tentu “ya” bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset
penting di Jepang.

Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah,
tidak menyurutkan langkah
pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang
dijadikan lahan pertanian
mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif
lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian.
Pertanian Jepang merupakan salah
satu yang tertinggi di dunia.

Mungkin seperti itu 10 resep sukses yang bisa saya rangkumkan. Bangsa
Indonesia punya hampir semua
resep orang Jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan
baik. Di Jepang mahasiswa Indonesia termasuk yang unggul dan
bahkan mengalahkan mahasiswa Jepang.
Orang Indonesia juga memenangkan berbagai award berlevel internasional.
Saya yakin ada faktor “non-teknis” yang membuat
Indonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama
mencari solusi untuk
berbagai permasalahan republik ini.
Dan terakhir kita harus tetap mau belajar dan menerima
kebaikan dari siapapun juga. –
(Deaneira.wordpress.com)

11 July , 2008

Nomor Urut Partai pada Pemilu 2009

Filed under: Info

1. Partai Hati Nurani Rakyat
2. Partai Karya Peduli Bangsa
3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia
4. Partai Peduli Rakyat Nasional.
5. Partai Gerakan Indonesia Raya
6. Partai Barisan Nasional
7. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
8. Partai Keadilan Sejahtera
9. Partai Amanat Nasional
10. Partai Perjuangan Indonesia Baru
11. Partai Kedaulatan
12. Partai Persatuan Daerah
13. Partai Kebangkitan Bangsa
14. Partai Pemuda Indonesia
15. Partai Nasional Indonesia Marhanenisme
16. Partai Demokrasi Pembaruan
17. Partai Karya Perjuangan
18. Partai Matahari Bangsa
19 Partai Penegak Demokrasi Indonesia
20. Partai Demokrasi Kebangsaan
21. Partai Republika Nusantara
22. Partai Pelopor
23. Partai Golongan Karya
24. Partai Persatuan Pembangunan
25. Partai Damai Sejahtera
26. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia
27. Partai Bulan Bintang
28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
29. Partai Bintang Reformasi
30. Partai Patriot
31. Partai Demokrat
32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia
33. Partai Indonesia Sejahtera
34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama.

9 July , 2008

Peringatan Buat Para Internet marketer

Filed under: Info

Oleh Dadan Ramdani 

Entah memang kondisi kehidupan yang semakin sulit, kok ya orang makin tega buat nyusahin orang lain? Sampai-sampai fikiran & energi dihabiskan buat bikin teknik menipu lainnya.

Ini pengalaman yang diceritakan oleh rekan “Kaka” Marika ke beberapa milis, semoga bisa membuat kita semakin waspada, namun tetap berbaik sangka:

Saya informasikan pengalaman saya (yang hampir ditipu) 4 hari terakhir, 31 mei 2008 - 3 juni 2008

KASUS PERTAMA :
Saya adalah Marketer online yang menjual barang dagangan berupa souvenir via website.
Sebulan lalu ada orang yang mengaku bernama darma dari Kalimantan mau beli produk saya dalam jumlah besar.
Nomor yang dia pakai menghubungi saya : 08159317888 / 08176096411
Saat transaksi via telpon darma ini langsung setuju untuk segera mentransfer dana via ATM ke rekening BCA saya
Dia mengaku internetnya lagi error jadi tidak bisa pakai internet banking
Dia juga bilang saat transaksi di ATM slip nya habis jadi tidak ada bukti transaksi (saya pernah tuh ATM nya habis, ya langsung aja minta ke bank nya. Sekitar 5 menit langsung slip bisa dicetak)
Tapi dia mengaku sudah mentransfer dana senilai 1.537.000 dan rekeningnya terdebet
Lalu dia meminta saya cek ke ATM saat saya ada di mall
Setelah saya cek dana ternyata belum masuk
Via telpon dia sambungkan saya dengan orang yang mengaku dari Customer service BCA
Si Customer service meminta saya cek saldo dengan bimbingan dia via telpon.(untunglah saldo saya hanya 200rb)
Pertanyaanya Mungkinkah Customer Service BCA tanya saldo dalam rekening anda kalo dia bisa memeriksa langsung dana yang ditransfer sudah masuk atau belum ???
(hati-hati bila ini terjadi, bila anda sampaikan saldo anda jutaan, pasti tahap selanjutnya yaitu hypnotis akan mereka lakukan, dan tanpa sadar anda mentransfer sejumlah besar dana anda ke rekening mereka)

Lalu dengan alasan BCA hari itu jum’at siang tidak bisa transaksi( Aneh khan), dia minta saya berikan rekening saya yang lain (misalnya punya istri) tapi saya bilang tidak ada yang lain.(pisahkan rekening bisnis dan pribadi)
>>> hati-hati dia mengincar saldo rekening lain yang cukup besar dananya u/ menjalankan proses Hypnotis

Sampai disini dia tidak lagi menelpon saya, padahal sebelumnya sangat berminat u/ transaksi… .
Hari berikutnya (senin, 2 juni 2008), karena penasaran saya kontak lagi dia via sms, dan dia langsung telpon
Dia bilang sedang di ATM dan mau mentransfer dana ke saya
(sebagai kamuflase dia sempat tanya lagi nomor rekening saya dan jumlah dana yang harus di transfer)
Seperti sebelumnya dia bilang dana sudah ditransfer via atm
Tapi setelah saya periksa via internet banking, dana itu tidak masuk ke rekening saya.
Dia tetap memaksa untuk saya pergi ke ATM cek transferan dia (padahal saya bisa cek via I-banking)
Alasan selanjutnya lebih tidak masuk akal, dia bilang dia pakai phone banking jadi tidak ada slip lagi, padahal sebelumnya bilang lagi di ATM.

hingga detik ini dana tersebut tidak pernah masuk ke rekening saya dan dia tidak pernah telpon lagi, padahal normalnya kalo dia benar-benar sudah transfer dana tentunya dia ingin dananya yang hilang saat transaksi di ATM kembali, nah karena dia memang berniat menipu dan merasa kedoknya ketahuan, jadi tidak pernah nelpon.

KASUS KEDUA :
Sebulan lalu (3 Juni 2008. ) via telpon ada orang mengaku bernama Syam Rizaldi (no.HPnya: 081383911222 dan 081270126148. ) beralamat di : ( villa melati mas vista Blok B Jl.Cendrawasih no.7 pondok gede, bekasi) ingin membeli obat herbal u/ ibunya yang sakit jantung.
Dia memesan 2 botol obat herbal dan dia langsung setuju mentransfer dana plus ongkos kirim senilai Rp.756.000,- ke rekening saya.
Dia minta data alamat dan nomor rekening saya (disini saya beri jebakan, tidak saya sertakan nama bank)
Selanjutnya dia kirim SMS data tujuan pengiriman barang di jakarta.
Sejenak kemudian ada orang mengaku anaknya si Rizaldi, sudah melakukan transfer dana ke rekening saya senilai Rp.756rb, tapi dia juga mengaku ATM nya kehabisan slip, yang membuat saya langsung curiga (perhatikan. .modusnya sama khan dengan kasus pertama)
Dia meminta saya pergi ke ATM u/ cek apa transferannya sudah masuk (Aneh nggak kalo dia transfer tapi nggak tanya bank apa yang saya pakai, disini dia buat kesalahan yang membuat saya langsung tahu kalo mau ditipu)
Setelah saya periksa di net banking, ternyata benar bahwa dananya tidak masuk juga.
Via SMS saya sampaikan bahwa dananya nggak masuk, Saya sampaikan juga bahwa saldo saya tidak berubah hanya 29ribu rupiah.
(Yang dia ingin tahu khan berapa saldo saya, jadi saya kasih tahu sebelum dia tanya)
Setelah itu sama sekali tidak ada telpon maupun SMS dari dia, padahal khan tadi katanya dana sudah di transfer, aneh khan… kok dia nggak bingung bila benar dia kehilangan uang saat transaksi via ATM.

INTINYA :
Penipu tahu betul seluk beluk ATM dan akan membimbing anda di atm untuk tanpa sadar mentransfer dana anda ke rekening dia, tapi terlebih dulu dia ingin tahu berapa dana yang anda miliki

Saya ikuti permainan dia (penipu) dengan tujuan bisa membuat informasi ini, yang saya sampaikan pada anda untuk menyelamatkan sesama internet/online marketer dari modus yang sama.

Pesan bagi Kepolisian RI :
Hal seperti ini seringkali tidak terungkap, karena korban jarang yang lapor ke polisi, tolong ditindak lanjuti laporan ini.
Bapak-bapak punya tekhnologi u/ melacak posisi mereka dari nomor HP yang mereka miliki, disini nomor mereka sudah saya lampirkan.
Tolong bapak-bapak bongkar sindikat mereka, agar tidak ada yang jadi korban lagi,
Dalam 4 hari sudah 2 kali saya hampir ditipu dengan modus yang sama, berapa banyak korban mereka setiap harinya.
Berapa banyak uang yang masuk rekening mereka dengan cara mudah ini.

(Sumber : Ramdani1428.wordpress.com

8 July , 2008

Daftar 34 Parpol Peserta Pemilu 2009

Filed under: Info
Berdasarkan berita acara hasil verifikasi faktual nomor 43/15-ta/VII/2008 tentang verifikasi kepengurusan partai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 34 partai dan enam partai lokal NAD untuk ikut Pemilu 2009. ke 34 partai nasional dan enam partai lokal tersebut adala sebagai berikut :
A. Parpol peserta Pemilu 2004 (Nomor urut berdasarkan abjad)
1. Partai Amanat Nasional (PAN)
2. Partai Bintang Reformasi (PBR)
3. Partai Bulan Bintang (PBB)
4. Partai Damai Sejahtera (PDS)
5. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
6. Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)
7. Partai Demokrat (PD)
8. Partai Golkar
9. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)
10. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
11. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
12. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
13. PNI Marhaenisme
14. Partai Pelopor
15. Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)
16. Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
B. Parpol baru yang memenuhi syarat:
1. Partai Bangsa Nasional (PBN), 24 provinsi
2. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), 27 provinsi
3. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), 31 provinsi
4. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), 33 provinsi
5. Partai Indonesia Sejahtera (PIS), 33 provinsi
6. Partai Karya Perjuangan (PKP), 22 provinsi
7. Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), 25 provinsi
8. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), 25 provinsi
9. Partai Kedaulatan, 23 provinsi
10. Partai Matahari Bangsa (PMB), 25 provinsi
11. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), 25 provinsi
12. Partai Patriot, 23 provinsi
13. Partai Buruh Rakyat Nasional (PBRN), 23 provinsi
14. Partai Pemuda Indonesia (PPI), 23 provinsi
15. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), 23 provinsi
16.Partai Perjuangan Indonesia Baru (PPIB), 22 provinsi
17. Partai Persatuan Daerah (PPD), 22 provinsi
18. Partai Republik Nusantara (PRN), 22 provinsi
C. Partai Lokal NAD:
1. Partai Aceh
2. Partai Aceh Aman Sejahtera
3. Partai Bersatu Aceh
4. Partai Daulat Aceh
5. Partai Rakyat Aceh
6. Partai Suara Independen Rakyat Aceh (Partai SIRA)





















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer